Lompat ke isi utama
x

Kemenag Bukittinggi Berikan Bimbingan Baca Al Quran Bagi Jemaah Haji 

BT

Bukittinggi (PHU)--Pemerintah Indonesia sampai saat ini masih menunggu pengumuman keputusan penyelenggaraan haji oleh Pemerintah Arab Saudi, segala persiapan pun telah dilakukan Kementerian Agama jika nantinya Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan pengumuman resminya.

Jemaah hajipun sudah mulai mempersiapkan dirinya jika nanti ada keberangkatan ke Tanah Suci, mulai dari manasik ibadahnya sampai dengan kesehatannya. Kemenag Bukittinggi Provinsi Sumatera Barat contohnya, selain membekali jemaahnya pengetahuan manasik, jemaah hajinya juga diberikan pengetahuan bimbingan baca Al Quran.

"Untuk mempersiapkan jemaah haji kota Bukittinggi yang mandiri serta memahami ketentuan-ketentuan Penyelenggara Haji, mandiri dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji di tanah suci, sehingga memperoleh haji yang mabrur, Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) selalu meningkatkan Pelayanan dan memberikan bimbingan bagi jemaahnya salah satunya memberikan Bimbingan Baca Al-Qur’an (BIMBAQU)," kata salah seorang Pembimbing Bimbingan Baca Al-Qur’an Rusman Edi di Bukittinggi. Senin (24/5/2021).

Bt

Rusman Edi yang juga Ketua Pokjaluh Kemenag Bukittinggi ini menyebut memberikan bimbingan dan pelayanan, terlebih lagi sebagai tamu Allah merupakan panggilan istimewa, dan lebih istimewa dengan harapan apabila dapat melayani tamu-tamu Allah dengan penuh keikhlasan kelak akan memperoleh imbalan yang sempurna disisi Allah SWT.

“Alhamdulillah Program Bimbingan Baca Al-Qur'an Haji (BIMBAQU) Kankemenag Bukittinggi kian hari menampakkan hasil yang baik. Perjalanan program ini makin baik,” tuturnya.

Pembimbing baca Al Quran lainnya yang juga Penyuluh Agama Islam Fungsional Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Muhammad Rum menambahkan dirinya bersama Rusman Edi telah memetakan jemaah haji yang sudah lancar membaca Al Quran dan jemaah haji yang belum lancar.

“Dengan adanya program ini saya Rusman Edi bersama Muhammad Rum menjadikannya Kantor Kemenag sebagai salah satu lokasi binaan penyuluhan. Mulai dari kondisi peserta yang mulanya membaca Al-Qur’an masih terbata bata sekarang telah mampu membaca dengan lancar.  Malah peserta berkeinginan untuk di berikan bimbingan terkait seni Qur'an,“ ungkap Muhammad Rum.

Bertempat di ruang Aula Kantor Kemenag Bukittinggi, mereka memotivasi peserta agar tidak menimbulkan kesan sulit dengan seni Murattal.

“Alasan kami memulainya dengan materi murattal karena materi ini bersifat simpel dan sederhana. Maka kita mulai dari yang sederhana. Setelah di mulai ternyata peserta BIMBAQU yang tergolong tua ini akhirnya semua peserta bisa. Hal ini membuktikan materi tidak terlalu sulit bagi peserta. Tinggal pembiasaan dan latihan berkelanjutan. Semoga kedepan lebih baik lagi," pungkasnya (Rusman Edi/Syafrial).

Penulis
Rusman Edi/Syafrial
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca