Lompat ke isi utama
x

Kemenag Bukittinggi Luncurkan “Bukittinggi Mabrur”

BT

Bukittinggi (PHU)—Kementerian Agama Kota Bukittinggi Sumatera Barat, tidak henti-hentinya mensosialisasikan pembatalan keberangkatan haji ke jemaah hajinya. Kemenag Bukittinggi terus memberikan bimbingan, pembinaan serta motivasi (penyejuk) kepada jamaah untuk meningkatkan ketahanan dan mewujudkan kemandirian jemaah haji yang tertunda keberangkatannya disebabkan Pandemi Covid-19.

Melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah bekerjasama dengan Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS BIPIH), Dinkes Kota Bukittinggi kembali melaksanakan kegiatan Bukittinggi Mabrur (Bukitinggi Menyapa Jamaah Berhaji dan Umrah ala Rasul).

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Tri Andriani Djusair mengatakan bahwa Bukittinggi Mabrur (Bukitinggi Menyapa Jamaah Berhaji dan Umrah ala Rasul) merupakan kegiatan untuk memberikan bimbingan, pembinaan serta motivasi (penyejuk) kepada jemaah haji agar  bisa meningkatkan ketahanan dan mewujudkan kemandirian Jama'ah yang tertunda keberangkatannya disebabkan Pandemi Covid-19.

"Untuk tahap  pertama angkatan pertama, peserta kegiatan di peruntukan bagi Jama'ah yang zona tempat tinggalnya berada di kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi. Setidaknya ada 4 agenda pada kegiatan ini. Pertama kegiatan ini untuk mensosialisasikan KMA 660 tahun 2021, memberikan motivasi dan siraman rohani Jama'ah pasca pembatalan. Kedua kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan Jama'ah terkait pelaksanaan Ibadah Haji masa pandemi Covid-19 merujuk pada hasil Bahtsul Masail  yang di gelar oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah beberapa waktu yang lalu," jelasnya Tri. Senin (30/08/2021). 

bt

Ketiga, kata Tri adalah bimbingan kesehatan Haji masa pandemi dari Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi yang dilaksanakan berdasarkan zona wilyah tempat tinggal Jama'ah dengan menerapkan protokol kesehatan.

Keempat adalah pengembalian paspor jemaah tertunda dari kemenag ke Kepala KUA dan Kepala KUA menyerahkannya ke jemaah haji, serta Kelima yaitu pengisian instrumen evalusasi bimbingan manasik haji  oleh jemaah haji yang akan dijadikan rujukan narasumber untuk melakukan pendalam materi bimbingan mansik kedepannya. 

Ia berharap, dengan mengikuti program ini, jemaah haji Bukittinggi mempunyai kemandirian dalam ibadah haji nantinya.

"Semoga jemaah Haji Kota Bukittinggi bisa menjadi Jama'ah yang mapan  mandiri menunaikan ibadah Haji dalam kondisi normal maupun dalam kondisi pandemi," jelasnya lagi. 

Turut hadir Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Calon PPIH Kloter dan Arab Saudi Kota Bukittinggi dengan Narasumber Tamrin, Zulfikar dengan moderator  Kepala KUA Aur Birugo Tigo Baleh Ifdhal.

Penulis
Syafrial
Editor
husni anggoro

Jumlah Pembaca