Lompat ke isi utama
x

Kemenag Harap Indonesia Masuk Negara yang Diperbolehkan Umrah

jamarah

Manado (PHU)— Direktur Jenderal penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Nizar, menjelaskan terkait kabar Kerajaan Arab Saudi membuka kembali perjalanan ibadah umroh. Nizar mengaku pihaknya baru menerima kabar tersebut .

"Saya rasa, memang ini isu aktual baru kemarin kita terima di mana ada pengumuman resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri, karena yang punya otoritas terkait dengan ini," kata Nizar saat menjadi narasumber kegiatan Jagong Masalah Umrah dan Haji di Manado Sulawesi Utara. Jumat (25/09).

Ia mengatakan, berdasarkan info dari Konsul Haji di Jeddah yang terhubung dengan Kementerian Dalam Negeri Saudi, terdapat tiga tahapan yang akan dilakukan Pemerintah Saudi dalam penyelenggaraan umrah di masa pandemi.

Pertama, mengizinkan warga negara Saudi dan ekspatriat yang tinggal di sana (mukimin) untuk menunaikan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020.

“Izin ini hanya untuk 30% dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan penyebaran Covid-19, yaitu enam ribu jemaah umrah per hari,” ujar Nizar.

jamarahh

Kedua, mengizinkan ibadah umrah dan salat di Masjidil Haram bagi warga negara Saudi dan mukimin mulai 18 Oktober 2020.

“Jumlahnya bertambah menjadi 75% dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan, atau 15 ribu jemaah umrah per hari dan 40 ribu jamaah salat per hari,” jelasnya.

Ketiga, mengizinkan ibadah umrah dan salat bagi warga Saudi, mukimin dan warga dari luar kerajaan yang dimulai pada 1 November 2020 M, sambil menunggu pengumuman resmi kondisi pandemi Covid-19.

Pada tahapan ini, Masjidil Haram diharapkan dapat menampung 100% sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan, yaitu: 20 ribu jamaah umrah per hari dan 60 ribu jemaah salat per hari.

“Saya berharap, 1 November nanti sambil menunggu pengumuman resmi dari Saudi, Indonesia masuk dalam rilis negara yang diperbolehkan umrah,” pungkasnya.

 

Penulis
husni anggoro
Editor
husni anggoro