Lompat ke isi utama
x

Kemenag Kabupaten Rembang Digitalisasi Dokumen Pendaftaran Haji

Tim Siskohat

Rembang (PHU) – Digitalisasi data merupakan langkah efektif penyimpanan data. Selain lebih ringkas, data yang disimpan secara digital ini menjamin keselamatan dokumen negara, khususnya data-data calon jemaah haji yang menjadi salah satu layanan utama Kementerian Agama. 

Digitalisasi data pendaftaran jemaah haji ini mulai dilakukan Kementerian Agama Kabupaten Rembang. Untuk memastikan prosesnya berjalan lancar, tim Ditjen PHU Kementerian Agama RI memberikan petunjuk tata cara digitalisasi dokumen haji ini kepada tim siskohat Kementerian Agama Kabupaten Rembang pada Jumat pagi (19/2). Tim tersebut adalah Nurhanudin dan Ahmad Supriyatno didampingi tim Bidang PHU Kanwil, Abdul Jalil dan Dony Aldise H. 

Nurhanudin mengatakan, pendataan secata digital ini dilakukan atas data-data calon jemaah haji yang masuk dalam daftar antrian haji. Tepatnya yang mendaftar haji sejak tahun 2011. Semua data-data pendaftaran calon jemaah haji dipindai lalu diunggah di aplikasi Siskohat.

Nurhanudin mengatakan, digitalisasi data ini bertujuan untuk penyelamatan data agar aman dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Misalkan, jika terjadi bencana alam dan data-data calon haji rusak, maka kita masih punya database yang disimpan di siskohat,” terang Nurhanudin.

Keamanan data digital ini juga terjamin, karena menggunakan server dari Kementerian Agama. Selain itu, dengan digitalisasi ini, data calon jemaah haji bisa diunggah atau diunduh sewaktu-waktu. 

“Apabila ada perubahan data calon jemaah, maka perubahan data tersebut diupload dan data akan terbarukan,” jelas Nurhanudin.

Sementara itu Abdul Jalil menambahkan, proses digitalisasi data ini dilakukan di seluruh Kankamenag Kabupaten/Kota se-Indonesia. “Targetnya tahun ini sudah selesai,” tandasnya.  

Kakankemenag Kabupaten Rembang, M. Fatah mengatakan, digitalisasi data calon haji ini akan mempermudah proses pencarian data jemaah haji. Karena data yang akan discan dan disimpan di aplikasi sangat banyak, pihaknya sudah mempersiapkan SDM di bidang IT, yaitu operator Siskohat.

“Kita akan lakukan secara bertahap namun pasti. Karena targetnya tahun ini harus selesai,” ujarnya.

Penulis
Shofatus Shodiqoh
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca