Lompat ke isi utama
x

Kemenag Kabupaten/Kota Diminta Sosialisasikan Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Tahun 1441H

MY

Manado (PHU)—Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) meminta Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota untuk secara masif mensosialisasikan pembatalan keberangkatan jemaah haji tahun 1441H/2020M ini kepada jemaah hajinya didaerahnya masing-masing.

Hal itu ditegaskan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis saat menjadi pembicara Jagong Masalah Haji dan Umrah (Jamarah) yang diselenggarakan Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulut, di Swiss-belhotel Manado, Kamis (24/09).

“Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dapat menjelasakan kepada masyarakat tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji yang tertunda karena pandemi covid-19,” kata Muhajirin.

Muhajirin menjelaskan, Jemaah haji yang berhak lunas dan batal tahun ini otomatis berangkat tahun depan, penundaan tahun ini tidak merubah posisi porsi, demikian juga yang harusnya berangkat tahun depan diundur menjadi dua tahun depan dan seterusnya.

Anwar

Muhajirin juga mengungkapkan kegiatan Jamarah ini diselenggarakan dalam rangka membahas hal-hal tentang pelaksanaan haji dan umrah.

“Jagong artinya bincang-bincang, merupakan bahasa Jawa yang biasa disebut jagongan, Semua masalah tentang haji dan umroh akan kita bicarakan di tempat ini demi meningkatkan pelayanan haji yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu,  Kakanwil Kemenag Sulut Anwar Abubakar berterima kasih kepada Diirektur Pelayanan Haji Dalam Negeri yang telah memilih Sulawesi Utara sebagai salah satu provinsi yang menyelenggarakan kegiatan Jamarah secara nyata atau tatap muka karena di provinsi lain kegiatan dilakukan secara virtual.

"Untuk itu diharapkan agar peserta tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu memkai masker dan menjaga jarak," kata Anwar.

Lebih lanjut Abubakar menungkapkan harapannya agar Sulawesi Utara dapat melanjutkan pengembangan asrama haji menjadi embarkasi.

“Harapan Sulut untuk pengembangan dan pembangunan sarana prasarana asrama haji dalam upaya menjadikan Sulut sebagai embarkasi haji” ungkap Abubakar.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kemenag Kabupaten/Kota se Sulawesi Utara, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah se-Sulut,  Imigrasi Manado, Dinas Kesehatan Sulut, PPIU, KBHU, Biro Kesra Kantor Gubernur Sulut.

Penulis
husni anggoro
Editor
husni anggoro