Lompat ke isi utama
x

Kemenkes Imbau Jemaah Haji dan Umrah Tidak Pilih-Pilih Vaksin

puskes

Tangerang Selatan (PHU)—Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan mengimbau kepada masyarakat khususnya jemaah haji dan umrah untuk tidak pilih-pilih merk vaksin Covid-19. Kemenkes menilai vaksin yang terbaik adalah vaksin yang ada pada saat ini.

“Vaksin terbaik adalah vaksin yang ada saat ini,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes dr. Budi Sylvana saat FGD Persiapan Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Bintaro, Tangerang Selatan. Kamis (26/08/2021).

Saat ini, kata Budi, Kemenkes masih fokus kapada penanganan kasus Covid-19 di Indonesia, hal ini diharapkan setelah pandemi terkendali dan Pemerintah Arab Saudi membuka akses haji dan umrah, segala mitigasi sudah dipersiapkan dengan baik.

“Fokus utama Kemenkes sekarang adalah penanganan pandemi,” tegasnya.

Beberapa skenario sudah disipakan Kemenkes terkait persiapan penyelenggaraan haji dan umrah jika Arab Saudi membuka aksesnya diantaranya adalah vaksinasi, karantina, sertifikat internasional yang menggunakan QR Code, hingga pengembangan aplikasi “Peduli Lindungi” untuk bisa dibaca QR Code-nya.

Terkait vaksin jemaah haji, Kemenkes sendiri,  sudah berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi melalui Kemendagri, Kemenag, Kemenlu, Kedubes RI di Arab Saudi hingga KJRI di Jeddah.

Saat ditanya apa saja yang perlu disiapkan bagi jemaah umrah jika Arab Saudi mengizinkan jemaah Indonesia menunaikan umrah di Tanah Suci?, Ia menjawab jemaah umrah wajib vaksinasi lengkap sedini mungkin, menerapkan protokol kesehatan yang baru dan ketat.

“Karena berbeda ya, pelaksanaan umrah yang sekarang dengan pelaksanaan umrah sebelum pandemi,” terangnya.

Turut hadir dalam FGD tersebut Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Khoirizi serta Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nur Arifin.

Penulis
husni anggoro
Editor
husni anggoro

Jumlah Pembaca