Lompat ke isi utama
x

Kini Pendaftaran Haji Dapat Dilakukan Secara Online

bsi

Palangka Raya (PHU) --- Seksi Dokumen dan Pendaftaran Haji Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah H.Kusnan Fatkhudin menghadiri acara Launching Setoran Haji Berbasis Digital Bersama Bank Syariah Indonesia Tbk secara daring pada Selasa (17/11).

Agenda ini diikuti sebanyak seribu peserta dengan menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya Direktur Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Hilman Latief, Direktur Sales dan Distribution PT. Bank Syariah Indonesia Tbk Anton Sukarna, dan Kepala Bidang Penghimpunan & Penempatan Dana, Investasi Langsung & Investasi Lainnya Dalam Negeri Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) A. Iskandar Zulkarnain.

Anton Sukarna mengatakan saat ini perangkat berbasis digital lebih banyak diakses, sehingga fitur BSI Mobile dapat memudahkan dalam jemaah haji, dalam melakukan pendaftaran secara online.

"BSI akan terus mendorong modernisasi sistem sehingga selalu memberikan layanan terhadap masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat muslim,” ucapnya.

Sementara itu Dirjen PHU Hilman Latief menyampaikan bahwa Kementerian Agama menyambut baik layanan terbaru dari BSI yang telah menyiapkan sebuah platform berbasis digital sehingga lebih mempermudah setoran awal bagi jemaah haji dalam meningkatkan literasi terhadap pelayanan jemaah namun juga meningkatkan pelayanan berbasis digital bagi masyarakat luas.

Hilman mengatakan bahwa bagian terpenting dari sebuah ekosistem yang selama ini telah terbentuk bagi pelayanan jemaah haji akan sangat membantu terutama bagi KBIH dan KBIHU yang selama ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari jemaah haji.

“BSI adalah salah satu mitra strategis di dunia perbankan bagi Kementerian Agama RI khususnya sebagai penerima setoran awal jemaah haji dan juga mitra strategis dari BPKH,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama A. Iskandar Zulkarnain mengungkapkan bahwa BPKH sangat mendukung dengan adanya launching layanan dengan mekanisme digital ini.

“Terimakasih kepada Kementerian Agama yang telah membuka ruang kepada publik sebagai layanan berbasis digital kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penulis
Wahyu
Editor
Mustarini Bella Vitiara

Jumlah Pembaca