Lompat ke isi utama
x

Kunker Perdana ke Aceh, Irjen Deni Dicurhati Dukung Anggaran dan PLHUT

Irjen

Banda Aceh (PHU)---Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama Deni Suardini mengadakan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh sekaligus mengadakan pembinaan bagi ASN Kemenag Aceh, Kamis (1/10).

Acara pembinaan dengan tema "Menjadikan Kemenag Berintegritas dan Akuntabel" yang digelar secara langsung dari aula Kanwil Kemenag Aceh itu, disiarkan dan diikuti juga secara secara online (zoom) atau virtual oleh jajaran seluruh Aceh.

Setelah menyampaikan Rencana Strategis (Renstra) Kemenag 2020-2024, Deni mengajak jajaran Kanwil Kemenag Aceh untuk segera melaksanakan rencana itu.

Irjen2

"Bapak Menteri dan Wakil Menteri Agama telah menyusun dan terus sosialisasikan Renstra 2020-2024, lewat PMA Nomor 18 Tahun 2020," kata Deni.

Dalam kunjungan kerja (kunker) perdananya ke Aceh, Deni yang didampingi Kepala Kanwil Kemenag Aceh Iqbal meninjauan langsung ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Dalam arahannya, Deni menyampaikan ada tiga prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. "Ada tiga prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, sebagai pilar. Pelayanan harus melibatkan seluruh masyarakat, atau partisipatif. Harus dilaksanakan secara transparan. Pelayanan akuntabel, atau akuntabilitas," terang Deni.

Deni juga menyampaikan sistem pengendalian atau pengawasan, reformasi birokrasi, larangan gratifikasi, pelarangan budaya korupsi, hingga pelelangan jabatan serta asesmen.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Aceh Iqbal dalam laporannya menjelaskan tentang kondisi, data, dan dinamika kehidupan keagamaan di Aceh. "Bidang haji dan umrah, di Aceh tahun ini juga sedang dibangun Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), di Aceh Singkil dan Aceh Besar," sebut Iqbal.

Untuk itu kata Iqbal, Kemenag Aceh memohon arahan dan bimbingannya untuk perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan penganggaran secara akuntabel. Juga dengan capaian akuntabilitas nantinya, memohon dukungan Itjen agar Aceh bisa terus mendapatkan alokasi dana untuk PLHUT.

"Untuk Tahun Anggaran 2021, Aceh juga mendapat alokasi dana untuk tiga PLHUT, yakni Kankemenag Kota Langsa, Aceh Utara, dan Aceh Tengah. Kami mohon dukungan semua pihak, juga melalui Irjen agar Aceh bisa mendapat alokasi anggaran untuk tahun-tahun selanjutnya," harapnya.

Untuk anggaran 2022, paling kurang ada tiga Kankemenag yang sudah mengajukan proposal PLHUT adalah Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Aceh Barat Daya. Hadir dalam acara awal bulan ini, Kabag TU Drs H Amiruddin MSi, para Kabid, para Kakankemenag, para Pembimas, Kepala BDK Aceh, serta undangan antara lain dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Aceh.[]

Penulis
Yakub Kemenag Aceh
Editor
Husni Anggoro