Lompat ke isi utama
x

Layanan Haji dan Umrah Diminta Ramah Difabel

sekjen

Bekasi (PHU)—Kementerian Agama meminta seluruh layanan untuk jemaah haji dan umrah agar membuat fasilitas khusus difabel (seseorang yang memiliki keterbatasan berakivitas) disetiap layanannya seperti di Asrama Haji maupun di Gedung Pusat layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT).

Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar saat Groundbreaking Ceremony Gedung Zam Zam di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Bekasi. Rabu (14/07/2021). 

Diakuinya, kebutuhan fasilitas difabel ini didasari karena mayoritas jemaah haji 56 persennya Adalah jemaah dengan risiko tinggi (risti) dan 60 persennya adalah lanjut usia (lansia) sehingga dibutuhkan fasilitas untuk memudahkan jemaah haji tersebut dalam melakukan berbagai aktivitas saat di asrama haji maupun di Gedung PLHUT.

“Problem di haji adalah mayoristas lebih dari 56 persen usia risti dan lebih dari 60 persen Adalah orang tua juga layanan yang terkait langsung dengang jemaah adalah harus berbasis difabel jadi kursi roda bisa massue, liftnya, termasuk sekarang toilet dikamarnya belum berbasis difabel,” kata Nizar.

Ia berharap, kedepannya layanan jemaah haji ini perlu dirancang beberapa fasilitas difabel tersebut. “Kedepannya harus direncanakan beberapa kamar dan toilet yang dirancang untuk jemaah difabel dan itu merupakan mandatori dari negara, fasiltas umum musti ada layanan untuk difabel meskipun prosentasenya kecil,” terangnya.

Untuk fasilitas di asrama haji, ia mengusulkan agar dibuat maket miniatur Tawaf dan Sa’i seperti yang berada di Masjidil Haram Arab Saudi yang mempunyai lintasa berbasis layanan difabel, kalau bisa kata dia disediakan juga skuternya agar layanan kepada jemaah haji dapat meningkat.

“Kedepannya ada maket Sa’i da Tawaf yang disediakan sebagai fasilitas difabel dan didesain persis superit di Arab Saudi, kalau bisa ada skuternya untuk memudahkan pelatihan manasik itu bisa dipenuhi dan akan menambah layanan yang semakin bagus dan Indeks Kepuasan Jemaah Haji dalam negeri juga semaninha meningkat,” harapnya.

Groundbreaking Ceremony Gedung Zam Zam yang akan dipergunakan untuk Poliklinik, dapur, Laundry dan Gudang X-Ray diresmikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama  Nizar di Asrama Haji Bekasi. 

Hadir pada pelaksanaan Groundbreaking Asrama Haji Bekasi, Plt. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab, Perencana Ahli Madya Ditjen PHU Slamet, Analis Kebijakan Ahli Madya Ditjen PHU Haryanto serta Kabag Umum Ditjen PHU Agus Syafi’.

 

Penulis
husni anggoro
Editor
husni anggoro

Jumlah Pembaca