Lompat ke isi utama
x

Lepas Jemaah Umrah Bukittinggi, Walikota Ingatkan Khusyu’ Jalankan Ibadah

bt

Bukittinggi (PHU)—Walikota Bukittinggi Buya Marfendi mengingatkan jemaah umrah yang akan ibadah umrah ke Tanah Suci agar khusyu’ dalam menjalankan ibadahnya. Ia juga mengingatkan agar ibadah ini diumpamakan menjadi ibadah yang terakhir.

"Jadikanlah ibadah saat ini merupakan ibadah yang terakhir, sehingga kita dapat khusuk dalam menjalankan ibadah disana,” kata Buya Marfendi usai pelepasan jemaah umrah Dream Tour And Travel pada hari Minggu (14/8/2022) sore di Masjid Jamiak Aur Kuning, Bukittinggi.

Saat ini antusias masyarakat untuk berangkat umrah ke Tanah Suci di kota Bukittinggi sangat tinggi, di buktikan dengan banyaknya masyarakat yang ingin menjalankan ibadah umrah ke tanah suci, karena selama ini terhalang karena pandemi Covid19.

“Barusan kita telah lepas jemaah umrah  sebanyak 90 orang, karena semenjak telah di bukanya kembali penerbangan di Arab Saudi,  sudah dua kali pelepasan jemaahnya" ujarnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Tri Andriani Djusair mengucaplan selamat kepada dhuyufurrahman (tamu-tamu Allah) yang sudah mendapatkan panggilan untuk menunaikan ibadah umrah.

"Haji dan umrah bukan hanya sekedar mampu tapi yang lebih penting disana adalah panggilan Allah. Betapa banyak kita lihat orang yang mampu secara materi, mampu kesehatan dan melakukan perjalanan, namun belum mendapat panggilan dari Allah SWT.

Untuk itu mari kita syukuri ini semua dengan memanfaatkan kesempatan menunaikan rangkaian ibadah Umrah selama 12 hari ini dengan baik dan maksimal," ajaknya.

Selanjutnya Tri juga mengatakan bahwa Ibadah dan shalat di haramain pahalanya di lipat gandakan oleh Allah SWT. "Satu raka'at shalat di masjid Nabawi dan Masjidil Haram setara 10 ribu rakaat shalat di Masjid lain selain  Masjid Nabawi dan Madjidil Haram. Panjatkanlah do'a pada tempat-tempat yang mustajab seperti Raudhah ( taman² syurga ) yaitu tempat antara rumah dan mimbar nabi di masjid Nabawi Madinah. Ada Multazam yang berada antara Hajar Aswad dan Pintu Ka'bah," tuturnya.

Selanjutnya kata Tri, saat ini sangat Istimewa buat jemaah umrah pasca penyelenggaraan haji tahun ini karena pembatas Ka' bah sudah di bongkar dan di bolehkan melaksanakan shalat pada Hijir Ismail serta dapat mencium Hajar Aswad.

Kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk menyampaikan laporan pemberangkatan dan pemulangan jemaah umrah ke Kantor Kemenag Kota Bukittinggi untuk di lanjutkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar.

Ia menyampaikan pesan kepada jemaah umrah agar menjaga kesehatan, kekompakan dan saling membantu.

"Ikuti arahan Muthawif dalam menjalan kan rangkaian ibadah semoga kembali ke tanah air memperoleh umrah yang maqbullah. Mari jaga kekompakan, karena kita satu group, ikuti aba- aba pembimbing ibadah, dan saling membantu dan kerja sama satu sama lain disebabkan karena kita merupakan satu keluarga,” terangnya.

Penulis
Syafrial
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca