Lompat ke isi utama
x

Ombudsman Apresiasi Pelayanan PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar Tahun 2022

upg

Makassar (PHU) - Kantor Perwakilan Ombudsman mengapresiasi pelayanan yang diberikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Makassar kepada jemaah haji pada than 1443H/2022M ini.

Apresiasi tersebut diterima langsung Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan Ikbal Ismail dag mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan dari Kepala Perwakilan Ombudsman Sulawesi Selatan Ismu Iskandar didampingi Kepala Asisten Pencegahan Muslimin B Putra dan Asisten Pencegahan Fajar Sidiq.

Ismu Iskandar mengapresiasi kinerja panitia penyelenggaraan ibadah haji di Makassar dengan baik. "Pemantauan pelaksanaan kami apresiasi kepada Kanwil karena telah melaksanakan peraturan yang ada," ungkap Ismu di Kantor Perwakilan yang bertempat di kompleks Alauddin Makassar. Kamis (30/09/2022). 

Secara umum, lanjut Ismu, pelaksanaan ibadah haji di embarkasi dan debarkasi Makassar berlangsung baik. Salah satu poin yang cukup fantastik adalah proses on boarding di asrama haji dan langsung menuju ke pesawat tidak lewat jalur bandara. 

“Namun, terlepas dari keberhasilan itu kami memiliki beberapa saran untuk tahun depan. Ada 4 saran dari Ombudsman dalam pelaksanaan ibadah haji,” kata Ismu.

Pertama, pada pelaksanaan pelayanan akomodasi dan konsumsi, sebaiknya kebersihan perlu diperhatikan karena masih ditemukan sampah (sisa makanan) yang tidak berada pada tempatnya. 

Kedua, Ada jemaah yang tidak sesuai datang dengan jadwal yang ada. "Sebaiknya dikomunikasikan kepada Pemda terkait agar jamaah tidak terlalu lelah dan tinggal lama di asrama," saran Ismu. 

Ketiga, Informasi Sistem Pelayanan juga menjadi saran Ombudsman untuk menyusun standar pelayanan publik serta mempublikasikan di Kemenag dan asrama haji terutama layanan, baik itu berupa papan informasi maupun informasi di website.

Saran yang terakhir adalah tentang tim kesehatan dimana tim medis tidak standby di lokasi. "Ketika jamaah jatuh di masjid, koordinasi penyelenggaraan ibadah haji untuk penanganan jamaah haji yang sakit cukup baik tetapi dokter jaga tidak stand by. Itu menjadi catatan kami," tuturnya. 

Muslimin menambahkan bahwa ini merupakan bagian saling mengingatkan dan saling menasehati sehingga kami berharap saran layanan ini bisa diperbaiki untuk tahun depan. "Semua ini bisa menjadi mal administrasi bila tidak sesuai dengan standar layanan yang telah ditetapkan sendiri," pungkasnya. 

Menanggapi hal tersebut, Ikbal Ismail mengucapkan terima kasih karena tahun ini ada pendampingan dari Ombudsman.

“Sebelumnya (Ombudsman) belum pernah mendampingi Kami. Ini akan menjadi evaluasi kami bersama karena kami tidak bisa mengetahui kekurangan kami kecuali pada pihak yang mengawasi," ucap Ikbal.

Pihaknya akan terus memperbaiki dan menyampaikan hal tersebut apabila ada instansi lain yang terkait seperti kesehatan. 

Pertemuan tersebut diakhiri dengan penyerahan modul saran Ombudsman atas pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji di embarkasi Makassar. (RIZ) 

 

Penulis
rizkayadi
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca