Lompat ke isi utama
x

Pesan Menag Kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Pelantikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Jakarta (PHU) --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas resmi melantik Hilman Latief menjadi Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama.

Selain melantik empat pejabat Eselon I, Menag juga melantik pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di lingkungan Kementerian Agama. 

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung dengan protokol kesehatan secara ketat di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin Jakarta, Jumat (01/10/2021)

Pelantikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Kepada Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak agar mencermati kebijakkan yang sudah ada dan melakukan trobosan trobosan baru.

Peningkatan manajemen dan operasional pelayanan jemaah haji, pembinaan manasik haji, diplomasi haji dengan pemerintah Arab Saudi terkait dengan penambahan kuota haji Indonesia, sert transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan haji serta pengaturan umrah perlu mendapatkan perhatian yang sangat serius,” ucap Menag .

Disamping itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak pejabat eselon I dan Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) agar segera menyesuaikan dengan medan tugasnya yang baru, memahami ekosistem organisasi dan mencermati segala tantangan yang pasti berbeda dibandingkan dengan medan tugas saudara ditempat sebelumnya.

Kecerdasan mengelola organisasi harus dimiliki oleh setiap pimpinan, oleh karena itu saudara saudara harus membangun interaksi positif dan kerjasama yang harmonis dengan bawahan dan staf sebagai mitra kerja sehari hari,” ujar Menag.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Menag mengajak untuk membangun komunikasi dan kerjasama tanpa membeda bedakan dengan semua stekholders Kementerian Agama.

Bangunlah komunikasi dengan semua pemangku kepentingan keagamaan, keberhasilan melaksanakan tugas dan fungsi Kementerian Agama bukan hanya ditentukan semata mata oleh anggaran, melaikan kemampuan menciptakan sinergi, kolaborasi lintas sektoral,'”sambung Menag. .

Penulis
Boy Azhar
Editor
Boy Azhar

Jumlah Pembaca