Lompat ke isi utama
x

Petugas Haji Diminta Edukasi Jemaah Haji Terkait Konsumsi di Arab Saudi

Petugas

Boyolali (PHU)— Petugas haji diminta untuk mengedukasi jemaah haji terkait konsumsi yang diterima jemaah agar langsung dikonsumsi setelah dibagikan dan tidak menyimpan makanan. Hal ini dikhawatirkan makanan yang disimpan tersebut kadaluarsa dan tidak sehat untuk dikonsumsi. 

Demikian dikatakan dr. Arifin, Sp. PD saat memberikan materi pada Pembekalan Terintegrasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter. Pembekalan ini terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Haji dan Tenaga Kesehatan Haji di Asrama Haji Donohudan Solo, Kamis (12/03).

"Sebaiknya petugas menghimbau jemaah haji untuk tidak menyimpan makanan. Dikarenakan hal ini sangat penting kaitannya dengan batasan waktu kadaluarsa yang berimplikasi pada kelayakan makanan untuk dikonsumsi," kata dr. Arifin.

Menurut Arifin, cuaca di Arab Saudi lebih panas dibandingkan dengan di Indonesia, maka dari itu petugas dihimbau mengedukasi jemaah haji untuk banyak minum air. Hal ini bertujuan untuk menghindari dehidrasi. 

"Cuaca Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia sehingga untuk menjaga kondisi badan tetap stabil maka petugas dihimbau untuk edukasi jemaah agar minum air yang banyak", ujar Dokter yang berpraktek di RS Muwardi Solo ini.

dr. Arifin menyampaikan pelayanan medik dan pelayanan akupresur mandiri jemaah haji di kloter. 

Pembekalan ini berlangsung selama 10 hari (11/03) sampai dengan (20/03). Salah satu materi yang disampaikan adalah materi kesehatan pada (12/03). 

Sebanyak 95 peserta  mengikuti pembekalan terintegrasi PPIH kloter yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah haji dan tenaga kesehatan haji.

Penulis
Amnia Salma
Editor
Husni Anggoro