Lompat ke isi utama
x

PLHUT Kemenag Kab. Sambas Siap Layani Jemaah Daerah Perbatasan

sambas

Sambas (PHU)--Kabupaten Sambas kini memiliki gedung Pusat Layanan Haji Umrah Terpadu (PLHUT). Bangunan yang memiliki luas 520 m² ini berada di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas dan telah diresmikan penggunaannya oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar Ridwansyah pada Januari 2021.

Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat adalah salah satu kabupaten yang termasuk ke dalam daftar daerah 3T (Terluar, Tertinggal, Terdepan). Berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, keberadaan PLHUT di Kabupaten Sambas diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di daerah perbatasan, khususnya calon jemaah haji dan umrah, sehingga pendaftaran haji dan umrah menjadi lebih mudah.

Kepala Kemenag Kabupaten Sambas Sipni mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan PLHUT di daerah perbatasan Kabupaten Sambas.

“Alhamdulillah, keberadaan PLHUT bersama fasilitasnya sangat mendukung pelayanan kami kepada masyarakat. Kami menjadi lebih terbantu dalam melaksanakan pembinaan dan pemberian informasi di daerah perbatasan,” ujar Sipni saat ditemui diruang kerjanya. Kamis (27/5/2021).

Gedung PLHUT Kemenag Kabupaten Sambas terdiri dari dua lantai dan dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas yang mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama untuk persiapan haji dan umrah.

Salah satunya ruang aula yang terdapat di lantai dua. Ruang tersebut dapat dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan secara luring dan daring. Selain itu, terdapat juga representasi dari Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS Bipih).

“Karena sekarang setoran awal haji sudah dialihkan ke bank-bank syariah, jadi calon jemaah dapat langsung datang ke PLHUT untuk kemudian mendapatkan nomor porsi,” terang Sipni.

Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Sambas menjadi percontohan di Kalimantan Barat karena berhasil menyelenggarakan program haji mandiri yang diluncurkan oleh pemerintah pusat. “Sepanjang tahun 2020 ketika tidak ada keberangkatan jemaah haji, mungkin hanya Sambas satu-satunya kabupaten di Kalimantan Barat yang melaksanakan haji mandiri setiap bulannya. Setelah itu, mulai Januari 2021, kami mengadakan manasik haji mandiri perkecamatan yang dikelola oleh IPHI dan KBIH masing-masing.” Ujarnya.

Situasi pandemi Covid-19 pun tidak menyurutkan pelayanan di PLHUT Kemenag Kabupaten Sambas. Ilma, salah seorang pegawai menuturkan bahwa perharinya ia menerima rata-rata 3-5 orang yang ingin melakukan pendaftaran haji dan umrah. “Sedangkan untuk konsultasi, kami biasanya menerima sekitar 10 orang perminggunya,” tambah Ilma.

Ia juga berharap adanya PLHUT di Kabupaten Sambas ini dapat didukung juga dengan pembangunan asrama haji untuk memfasilitasi para calon jemaah haji di Kabupaten Sambas. “Karena jumlah jemaah haji kita terbanyak kedua se-Kalimantan Barat, serta mengingat banyaknya jemaah yang memiliki akses jauh dari ibukota kabupaten, seperti jemaah dari kecamatan Paloh, Subah, Sajingan, dan Jawai. Pada saat melakukan manasik haji, tentunya jemaah perlu menginap. Disitulah jemaah perlu kita fasilitasi dengan tempat yang nyaman,” imbuh Sipni.

Pada tahun 2020, Kementerian Agama menargetkan pembangunan 56 PLHUT dan sebanyak 16 di antaranya sudah diresmikan, termasuk di Kabupaten Sambas. Keberadaan PLHUT, terlebih lagi di daerah 3T (perbatasan), akan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan yang lebih baik, efektif dan efisien.

Penulis
Mustarini Bella Vitiara
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca