Lompat ke isi utama
x

Plt. Dirjen PHU : Perencana Diminta Ketelitian Evaluasi Kegiatan

ok

Semarang (PHU)—Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Khoirizi meminta para perencana untuk mampu meneliti dan mengevaluasi setiap program dan kegiatan yang dapat direalisasikan dan tidak dapat direalisasikan. Hal ini dikarenakan pengalaman yang terjadi pada tahun 2021 ini tentang keterbatasan ruang gerak dan adanya kebutuhan negara dalam penanganan pandemi Covid-19 ini.

"Kedepannya, para perencana harus mampu untuk meneliti dan mengevaluasi Kegiatan yg bisa dan tidak bisa direalisasikan. Hal ini berguna agar pada tahun 2022 tidak repot dalam penanganan Pagu,” jelas Khoirizi saat menyampaikan arahan pada telaah Pagu anggaran Bidang PHU Tahun 2022 di Hotel Gets, Semarang pada (19/08/2021).

Hadir dalar kesempatan itu, Sekretaris Ditjen PHU Ramadhan Harisman dan Kepala Bagian Perencanaan dan Humas, Slamet acara ini akan berlangsung selama tiga hari dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Menurutnya,  bahwa Haji dan Umrah ke depan akan ditentukan pada malam ini. "Bagaimana Kita dapat menyusun dan merencanakan sesuatu untuk Penyelenggaraan Haji dan Umrah tahun 2022,” tegas Khoirizi.

Ia menambahkan bahwa terdapat tiga prinsip yang dapat dilakukan dalam penyusunan Pagu Anggaran Tahun 2022, yaitu,  prinsip kebutuhan, 
jika tidak dapat direalisasikan tahun ini maka jangan memaksa. “Kegiatan tahun 2021 dapat dijadikan barometer untuk tahun 2022 ke depan,” terangnya.

Kedua, kata dia adalah memangkas anggaran yang bersifat pemborosan. Kegiatan yang tidak terlalu penting perlu dipertimbangkan kembali.

Dan Ketiga adalah Anggaran yang bersifat tidak mendesak perlu dipertimbangkan 

Dirinya berpesan dalam penyusunan Pagu Anggaran Tahun 2022 ini, para perencana  dapat mengalokasikan anggaran yang tepat dan sesuai

Penulis
Amnia Salma
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca