Lompat ke isi utama
x

Plt. Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Harap Pegiat Haji Sebarkan Informasi Positif ke Jemaah Haji

pdg

Padang (PHU) -- Plt. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar Syamsuir meminta pegiat haji untuk memberikan informasi yang jelas kepada setiap jemaah haji, hal ini terkait kebijakan pemerintah yang mengeluarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Tahun 2021M/1442H.

Dalam arahannya, ia meminta untuk terus menyampaikan serta  memberikan pengertian dan pemahaman tentang keputusan pemerintah dalam kebijakan pembatalan pemberangkatan jamaah haji tahun 2021 kepada setiap jemaah haji umumnya di Indonesia dan khusus di Sumatera Barat.

“Umumnya jemaah haji di Sumatera Barat 60 persennya adalah lansia, oleh sebab itu kepada kita semua wajib memberikan pengertian karena terbitnya KMA nomor 660 itu pertimbangan utamanya adalah perlindungan kesehatan jemaah haji yang kedua keselamatan jemaah haji dan ketiga dari segi keamanan jemaah haji,” kata Syamsuir dalam kegiatan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) perhajian. Kamis (24/6/2021).

Dengan keputusan itu, Ia berharap setiap pegiat haji dapat memberikan informasi yang jelas kepada setiap calon jamaah haji. Tak jarang Ia sendiri ikut turun menyampaikan langsung kepada jemaah haji  di daerah seperti saat di Padang Panjang.

Kembali ia menyampaikan harapan  tentang apa yang sudah diputuskan pemerintah terkait kebijakan haji tahun ini dapat disampaikan kepada seluruh jemaah haji dan masyarakat sehingga mereka lebih sabar dan tabah untuk menerima takdir ini.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sumbar Joben menerangkan bahwa di Sumatera Barat sebelum menerima penetapan Keputusan Manteri Agama nomor 660 tahun 2021 sudah melakukan persiapan pemberangkatan jamaah haji Sumatera Barat.

“Hal itu Ia lakukan karena sesuai arahan Menteri Agama melalui Dirjen PHU untuk tetap menyiapkan segala halnya untuk persiapan pemberangkatan calon jemaah haji seperti persiapan paspor, manasik  dan lain-lainnya sambil mensosialisasikan tahapan langkah- langkah yang akan diambil kalau Pandemi covid 19 masih terjadi dan kemungkinan terburuk seandainya pemberangkatan haji tahun 2021 dibatalkan,” tutur Joben.

Namun setelah terbitnya KMA 660/2021, bidang PHU bergerak cepat dengan mengkoordinasikan kepada Kankemenag Kabupaten/ Kota untuk segera mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pembatalan pemberangkatan jamaah haji tahun 2021.

Kegiatan inidiikuti Pengurus Besar Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FK APHI) Provinsi, Kepala Kankemenag Kabupaten / Kota, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Umrah (KBIHU), PPIU, PIHK, Ormas Islam, Pondok pesantren, Kepala KUA, Penghulu, penyuluh, pengawas, Penggiat Haji, dan BPS BPIH.

 

Penulis
rizki
Editor
husni anggoro

Jumlah Pembaca