Lompat ke isi utama
x

Saudi Segera Buka Umrah, Kemenag Banten Siapkan Pembukaan Umrah di Masa Pandemi

Banten

Serang (PHU)--Kepastian keberangkatan jemaah umrah Indonesia masih menunggu pengumuman dan izin dari Arab Saudi, sampai saat ini belum ada informasi resmi yang disampaikan berkenaan dengan kemungkinan akan diizinkannya keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia.

Menyikapi hal ini, Kantor Kementerian Agama Banten menggandeng Pengurus Wilayah Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (PW FKAPHI) Banten untuk mempersiapkan regulasi dan protokol jika Indonesia masuk dalam rilis negara-negara yang diperbolehkan melaksanakan ibadah unrah oleh Pemerintah Arab Saudi.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kota Serang yang juga Ketua PW FKAPHI Banten Deni Rusli mengatakan FK APHI Banten dan Kemenag tetap konsisten dan terus berupaya keras dan penuh semangat untuk berbagi dan berbuat untuk umat dan masyarakat khususnya jemaah haji dan umrah di Provinsi Banten ini.

Deni menjelaskan, bahwa apabila Ibadah Umrah dibuka kembali oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudia, maka akan di prioritaskan bagi Jemaah umrah yang sudah berada di Bandara, jemaah yang sudah berada di bandara transit, serta jemaah yang sudah mendaftar di PPIU dan sudah memenuhi ketentuan pelaksanaan ibadah umrah.

"Kita akan prioritaskan jemaah umrah dari ketegori-kategori tersebu," kata Deni saat webinar "Menatap Ibadah Umrah (Analisis dan Realita Ibadah Umrah di Masa Pandemi Civid-19). Sabtu (02/09).

Lebih lanjut kata Deni bahwa saat ini, seiring dengan rencana Penerintah Kerajaan Arab Saudi akan membuka umrah kembali secara bertahap, maka rekomendasi pembuatan paspor umrah sudah mulai dilayani dan diproses, disamping akan mendata jamaah umrah dan melakukan minitoring kepada PPIU.

"Jika Indonesia, masuk kedalam negara yang diperbolehkan, rekomendasi pembuatan paspor umrah sudah mulai dilayani dan diproses, disamping akan mendata jamaah umrah dan melakukan minitoring kepada PPIU," terangnya.

Semantara itu Ketua Aliansi Travel Moeslim Indonesia) Wawan Suhada mengatakan bahwa memang ada rencana bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan membuka umrah kembali diperkiraan pada pertengan bulan Oktober 2020 untuk Warga Arab Saudi dan Expatriat dan di awal November 2020 bagi Warga Arab, mukimin dan negara-negara yang lain dengan bertahap, baik koutanya dan akan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat.

"Informasinya memang benar, Saudi akan membuka ibadah umrah pada pertengahan Oktober ini dengan persyaratan tertentu dan menerpakan protokol kesehatan yang super ketat," jelas Wawan.

Wawan juga menegaskan bahwa pemberangkatan dan Pelaksanaan Ibadah umrah akan bisa dilakukan tergantung sejauh mana penanganan covid-19 di negara masing-masing, termasuk indonesia. "hal yang sangat penting diketahui, manakala dibuka maka akan berinflikasi juga kepada biaya/budget yg harus disiapkan oleh jemaah umrah," kata Wawan.

Hadir dalam webinar Kepala Biro Kesra Setda Pemprov banten Toton Suryawinata Kabid PHU Kanwil Kemenag Banten, Kepala Seksi PHU, Pengurus FKAPHI, KBIHU, PPIU, PIHK, anggota ATMI dan para penggiat haji dan umrah.

Penulis
Husni Anggoro
Editor
Husni Anggoro