Lompat ke isi utama
x

Soal Umrah, Indonesia Masih Tunggu Lampu Hijau dari Saudi

banjarmasin, 29-30

Banjarmasin (PHU) - Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin menyampaikan sampai saat ini Pemerintah Indonesia masih menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah Arab Saudi terkait dibukanya izin jemaah umrah asal Indonesia. 

"Informasi penting lainnya yang masyarakat perlu ketahui bahwa sampai saat ini Indonesia masih menunggu secara resmi rilis penyelenggaraan umrah untuk Indonesia dari kerajaan Arab Saudi," jelas Nur Arifin saat menjadi narasumber dalam acara Jagong Masalah Umrah dan Haji (Jamarah) di Hotel Rattan In, Banjarmasin, Kamis (30/09/2021).

Ia menjelaskan, selama pandemi Covid-19 Pemerintah Arab Saudi telah empat kali  membuka tutup penyelenggaraan umrah. "Sejak terjadi pandemi covid-19 Kerajaan Arab Saudi setidaknya sudah empat kali buka tutup penyelenggaraan ibadah umrah. Arab Saudi menerbitkan SE Nomor 421214038 yang menyatakan bahwa ibadah umrah mulai dibuka tanggal 1 Muharam 1443H atau 10 Agustus 2021 M s.d 30 Syawal 1443H atau 31 Mei 2022 M," terang dia. 

Didalam negeri, Pemerintah Indonesia juga terus melakukan mitigasi dan  berkoordinasi dengan para stakeholders diantaranya dengan Kementerian/Lembaga terkait, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dengan bersama-sama menyusun kebijakan penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Kalimantan Selatan Muhammad Tambrin mengatakan bahwa Kegiata Jamarah ini merupakan sarana untuk mendapatkan informasi terkait Penyelenggaraan Haji dan Umrah, sekaligus dapat menghimpun masukan, saran serta pendapat dari masyarakat atau stakeholders. 

Hadir dalam acara sebagai narasumber komisi VIII DPRRI Syaiful Rasyid, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Prov. Kalsel, para Kepala Kemenag Kab/ Kota se-Kalsel, para stakeholders (Dinas Kesehatan, Imigrasi kelas I Banjarmasin, Fakultas Dakwah UIN Antasari Banjarmasin, Kepala UPT Asrama haji Banjarmasin, Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banjarmasin, Biro perjalanan Umrah dan Haji Khusus, Forum KBIHU, IPHI Kalsel, serta 100 orang peserta yang merupakan jemaah haji yang tertunda keberangkatan di tahun 2020.
 

Penulis
Ranita Erlanti Harahap
Editor
Husni anggoro

Jumlah Pembaca