Lompat ke isi utama
x

Sukses Program “Mabrur”, Kemenag Bukittinggi Kini Gulirkan “Bersahaja”

BT

Bukittinggi (PHU)—Setelah sukses menjalankan program Bukittinggi Mabrur (Bukittinggi Menyapa Jama'ah Berhaji dan Umrah Ala Rasul), Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Seksi Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (PHU) kembali menggelar kegiatan manasik haji dengan program Bersama Edukasi Rahasia Haji dan Manasik (BERSAHAJA) Masa Pandemi.

Kegiatan Bersahaja tersebut diikuti oleh jemaah haji yang berasal Bukittinggi bertempat di Aula Kantor Kemenag setempat, Kamis (14/10/2021). 

Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Bukittinggi Kasmir menegaskan bahwa seluruh jamaah harus terlebih dahulu memahami seluruh istilah dalam penyelenggaraan ibadah haji. Sehingga Jama'ah sudah siap dan betul-betul mapan dalam melaksanakan ibadah. 

"Melalui Bersahaja Masa Pandemi, jadilah jemaah haji mandiri yang Insya Allah mabrur setelah kembali dari Tanah Suci," kata Kasmir. 

Program ini, kata Kasmir merupakan manifestasi dari  bimbingan manasik haji sepanjang tahun yang melibatkan Bank Penerima Setoran Biaya Perjalan Ibadah Haji se-Kota Bukittinggi untuk memantapkan manasik jemaah.

bt

"Kami sangat mengapresiasi pihak terkait dari BPS BIPIH atas partisipasinya untuk ikut mengedukasi jama'ah haji Kota Bukittinggi. Semoga kerjasama ini kedepannya dapat lebih bagus lagi dalam program yang berbeda," harapnya. 

Hal send juga diungkapkan Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Tri Andriani Djusair. Tri menyampaikan bahwa Bimbingan Manasik Haji yang di kemas dalam program Bersahaja ini khusus membahas tentang rahasia haji, napak tilas dari perjalanan Rasulullah SAW dan bimbingan manasik haji jika pelaksanaan ibadah haji tahun 2022 dengan kondisi masih dalam suasana Pandemi. 

"Kegiatan bimbingan manasik haji ini direncanakan dilaksanakan 3 kali pertemuan dengan materi megacu pada panduan bimbingan manasik haji masa pandemi . Pertemuan pertama membahas tentang kebijakan pelaksanaan haji dan umrah masa pandemi, tata cara ihram, tawaf dan sa'i masa pandemi. Pertemuan kedua membahas tentang wukuf, mabit, melontar dan kelonggaran hukum manasik haji masa pandemi serta pertemuan ketiga membahas tentang kesehatan jemaah haji serta praktek bimbingan manasik masa pandemi," jelasnya. 

"Dengan ada silaturrahim seperti ini hendaknya dapat mengedukasi jemaah haji dengan materi bimbingan manasik masa pandemi serta menggali hikmah  rahasia haji serta berharap jamaah haji Kota Bukittinggi bisa menjadi Jama'ah haji yang mandiri memiliki Istitha'ah ibadah dalam kondisi normal maupun pandemi, Istitha'ah kesehatah dan memperoleh haji yang mabrur,” sambungnya.

Turut hadir Kasi Bina Haji dan Umrah Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Zilwadi beserta tim, Kasi Bimas Islam, Zulfakhri, Kepala KUA se-Kota Bukittinggi, serta Perwakilan Pimpinan Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS BIPIH) Bukittinggi, 

Penulis
Syafrial
Editor
husni anggoro

Jumlah Pembaca