Lompat ke isi utama
x

Tahun Depan Sarana Prasarana Asrama Haji Bekasi Semakin Lengkap

Bekasi

Bekasi (PHU)  - Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nizar Ali membuka acara Groundbreaking pembangunan gedung Zam-zam di UPT (Unit Pelaksana Teknis) Asrama Haji Bekasi. Kedepannya sarana prasarana layanan di asrama haji Bekasi akan semakin lengkap. Tahun ini segera dibangun gedung baru yang akan digunakan untuk ruang poliklinik, dapur, laundry dan juga gedung X-Ray, Rabu (14/07/2021).

Gedung Zamzam dibangun dengan dana yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2021. Nizar mengatakan, pembangunan gedung Zam-zam dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dia berharap proses pembangunan tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat guna.

"Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), harus melaporkan progres kegiatan pembangunan ini secara berkala sesuai aturan yang berlaku. Usahakan semua berjalan sesuai rencana karena kegiatan konstruksi seharusnya tidak terkendala pandemi," tutur Nizar.

"Setelah pembangunan poliklinik, pihak-pihak terkait segera mengusulkan anjab terkait tenaga teknis untuk operasional poliklinik seperti perawat, dokter dan lainnya, sehingga pemanfaatan gedung yang direncanakan sangat baik ini dapat berfungsi dengan baik pula," sambungnya.

Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Adib mengatakan, tahun ini Jawa Barat mendapat proyek pembangunan Asrama Haji di 2 tempat, asrama haji Bekasi dan Indramayu.

"Ini merupakan penghargaan bagi kami. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan negara kepada Jawa Barat. Masyarakat Jawa Barat memang sangat membutuhkan pembangunan ini. Selain karena jumlah jemaah yang banyak di Jawa Barat, asrama haji juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pelayanan umat," terang Adib.

Ditambahkan Adib, saat ini pembangunan di asrama haji Indramayu juga sedang berjalan. Dia berharap tahun ini bisa selesai tepat waktu. Sehingga, jika tahun depan ada penyelenggaraan haji, semua gedung sudah dapat difungsikan.

Tampak hadir pada pelaksanaan Groundbreaking Asrama Haji Bekasi, Plt. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab.

Sementara, Plt. Kepala UPT. Asrama Haji Bekasi Kania Budi Utami mengatakan, pembangunan Gedung Zam-zam dilakukan karena mendesaknya kebutuhan ruang dapur, ruang poliklinik, ruang laundry dan ruang x-ray koper jemaah haji yang sudah sangat tidak representatif. Hal ini selalu menjadi catatan dari tim sanitasi asrama haji yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan  Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) khususnya. Mereka menilai, ruangan yang ada saat ini sudah sangat tidak layak untuk menunjang kegiatan operasional penyelenggaraan Ibadah Haji.

"Kami berharap gedung Zam-zam yang akan dibangun dapat menambah nilai manfaat bagi masyarakat Jawa Barat khusunya Bekasi, dan kami dapat memaksimalkan pelayanan di asrama haji Bekasi," pungkas Kania.

Penulis
Kurniawan
Editor
Ranita Erlanti Harahap

Jumlah Pembaca