Lompat ke isi utama
x

Temui Ridwan Kamil, Kemenag Siapkan 4 Layanan Utama Asrama Haji Indramayu

rk

Bandung (PHU)—Plt. Dirjen PHU Kemenag RI, Oman Fathurahman mengungkapkan bahwa Asrama Haji Indramayu akan menjadi Asrama Haji terbesar dan termegah di Indonesia. Maka dari itu, Asrama Haji Indramayu dibangun untuk me-rebranding asrama haji terhadap opini dan pandangan masyarakat terhadap kesan dari asrama haji.

"Rebranding Asrama Haji Indramayu yang kami usulkan dengan penamaan Tower Haji Indramayu sebagaimana Tower Zam Zam yang juga merupakan penginapan," kata Oman, di Gedung Pakuan Jawa Barat. Kamis (04/02),

Rebranding Asrama Haji Indramayu ini kata Oman juga didukung dengan upaya memenuhi 4 pelayanan yaitu yang pertama pelayanan operasional haji dan umrah yang menjadi keutamaan dari Asrama Haji Indramayu ini.

Kemudian, pelayanan yang kedua adalah pelayanan sosial. "Asrama Haji Indramayu disamping penggunaan utamanya untuk operasional haji dan umrah, tetapi dapat juga digunakan oleh masyarakat umum dengan catatan tidak bersamaan dengan jadwal operasional haji dan umrah," jelas Oman.

Dengan dibangunnya museum haji di lingkungan Asrama Haji Indramayu, lanjutnya, maka ini dapat memenuhi fungsi pelayanan edukasi. "Museum ini akan dilengkapi dengan literasi dan artefak kuno mengenai sejarah perhajian di Indonesia dan dunia," ujarnya.

"Museum haji ini akan menjadi yang pertama di Indonesia dan diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat mengenai perhajian di Indonesia," ungkapnya.

"Dan yang terakhir yaitu pelayanan ekonomi, Asrama Haji Indramayu akan dibangun minimal setara hotel bintang 3 sehingga hal ini akan memberikan kenyamanan dan keamanan pada masyarakat terutama jemaah haji," terang Oman.

Ia berharap desain Asrama Haji Indramayu yang dibangun dengan megah akan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk memiliki opini positif terhadap asrama haji.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi progres pembangunan Asrama Haji Indramayu yang telah menyelesaikan pembangunannya pada tahap I ini. Keberhasilan ini dilayangkan langsung Kang Emil sapaan akrabnya kepada Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat.

"Pembangunan Asrama Haji Indramayu merupakan harapan besar bagi warga Jawa Barat dan Jawa Tengah yang telah lama ditunggu-tunggu karena keberadaannya akan memudahkan akses operasional ibadah haji dan umrah," tutur Emil. 

Emil mengutarakan bahwa memang sudah saatnya asrama haji yang ada di Indonesia melakukan perbaikan layanan terutama fasilitas dan sarananya. "Apalagi Asrama Haji Indramayu yang baru berdiri harus sudah melakukan inovasi pelayanan agar mendapatkan kepercayaan dari masyarakat," ungkapnya.

"Menurut saya untuk Asrama Haji ini, pemerintah jangan menjadi operator tetapi menjadi fasilitator dalam artian pengelolaan asrama haji diserahkan kepada pihak ketiga untuk pengelolaannya karena persentase penggunaan untuk operasional haji sangat terbatas sehingga apabila diluar itu dapat dipergunakan untuk umum," tambahnya.

Ridwan Kamil berharap Asrama Haji Indramayu akan setara minimal dengan hotel bintang tiga, sehingga tingkat keamanan dan kenyamanan jemaah haji khususnya dan masyarakat umum yang akan menggunakan Asrama haji akan terjamin.

Terkait dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan masjid dan museum, Ridwan Kamil sudah menyetujuinya tetapi ada perubahan desain yang diinginkannya agar dapat disesuaikan dengan posisi asrama haji Indramayu.

 

Penulis
Novam Scorpiantrien
Editor
husni anggoro

Jumlah Pembaca