Lompat ke isi utama
x

Wagub Jawa Barat Lantik PPIH Embarkasi Jakarta - Bekasi Tahun 1443H/2022M

Jabar

Bekasi (PHU)--Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melantik dan mengukuhkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Inti Embarkasi Jakarta-Bekasi, Sabtu (21/05/2022), di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Bekasi.

Kakanwil Kemenag Prov. Jawa Barat, Ajam Mustajam dalam laporannya mengatakan  bahwa PPIH Embarkasi Jakarta-Bekasi memiliki tugas memberikan pembinaan, pelayanan, dan pelindungan jemaah haji serta mengoordinasikan pelaksanaan tugas dan fungsi PPIH kloter di wilayah embarkasi.

Pelantikan PPIH ini kata Ajam bertujuan untuk mengukuhkan dan melantik sekaligus juga melakukan pembinaan kepada para petugas penyelenggara ibadah haji embarkasi jakarta- bekasi.

Hadir perwakilan dari Kementerian Agama Pusat Staf Khusus Menag RI, HM. Nuruzzaman, dan juga dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Wakil Gubernur, Uu Ruzhanul Ulum.

Selain pengukuhan dan pelantikan, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan meal test, untuk menguji cita rasa makanan jemaah haji selama di penerbangan.

“Perlu diketahui bahwa penerbangan jemaah haji Embarkasi Jakarta – Bekasi akan menggunakan pesawat maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines dengan jenis boeing 777 kapasitas 410 kursi," kata Ajam.

Pelantikan ini juga merupakan ajang silaturahim yang dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Bidang dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, serta para Sub Koordinator dan Kepala Seksi pada Kankemenag se-Jawa Barat.

Ajam berharap semoga pengukuhan dan pelantikan PPIH Embarkasi Jakarta – Bekasi ini  menjadi langkah awal untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah haji Jawa Barat

Staf Khusus Menteri Agama HM. Nuruzzaman menyampaikan pesan dari Gus Men, panggilan akrab Menag Yaqut Cholil Qoumas, agar para petugas yang tergabung dalam PPIH Embarkasi memberikan pelayanan yang terbaik bagi para jemaah haji. Hal ini, tambahnya, dikarenakan sudah dua tahun jemaah haji batal berangkat melaksanakan ibadah haji.

Tahun ini, imbuhnya, kita dapat memberangkatkan jemaah haji, walaupun dengan keterbatasan kouta, yaitu turun sebanyak 40%.  Ia optimis, bila di tahun 2023 Indonesia akan mendapatkan kouta tambahan.

Harapan yang sama pun disampaikan oleh Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.  Ia berharap tahun depan bukan hanya kouta yang sudah biasa kita terima setiap tahun, akan tetapi ada lebihnya.

Pesan senanda pun disampaikan Wagub agar pelayanan dari PPIH kepada jemaah haji harus lebih baik lagi dan semakin prima.

“Muka Pemerintah di depan jemaah haji ada di tangan PPIH semua,” tegasnya.

Panglima Santri Jawa Barat itu menegaskan bahwa jika pelayanan PPIH kepada jemaah haji maka akan memberikan efek domino terhadap citra baik pemerintah.

Ia pun berharap agar penerbangan jemaah haji pada tahun ini tidak mengalami penundaan penerbangan (delayed). Karena akibat dari penundaan penerbangan ini akan terjadi penumpukan jemaah di Asrama Haji, yang akan berpengaruh pula pada layanan jemaah haji.

Penulis
Tri Budiono
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca