Lompat ke isi utama
x

Wakil Gubernur Lepas Jemaah Haji Provinsi Bali

bali

Denpasar (PHU)--Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati yang mewakili Gubernur Bali, Senin (20/06/2022) melepas secara resmi jemaah haji Provinsi Bali bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali.

Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati atau yang sering disapa Cok Ace mengapresiasi pelaksanaan pemberangkatan Jemaah Haji kali ini setelah tertunda selama dua tahun akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia tidak terkecuali Bali. 

“Kita harus melihat timbulnya pandemi Covid 19 ini semata merupakan teguran dari Tuhan.” Ucap Cok Ace.

Dalam arahannya ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali memiliki visi Nangun Sat Kerthi Loka. Cok Ace menjelaskan bahwa secara substansi Nangun Sat Kerthi Loka Cok Ace dimiliki oleh semua agama tetapi berbeda istilah. 

Cok Ace mengharapkan kepada para jemaah haji yang akan berangkat untuk mendoakan Bali yang selama ini menjadi tempat tinggal kita sehari hari untuk mampu lebih baik.

“Sekarang para jemaah haji yang akan berangkat ini sudah berkualitas, tetapi nanti setelah menjalankan ibadah haji kualitasnya akan lebih meningkat.” ujar Cok Ace.

Setelah mengalami penundaan selama dua tahun rasa rindu para jemaah haji Provinsi Bali selangkah lagi akan terobati. Jemaah haji Provinsi Bali dijadwalkan akan diberangkatkan ke tanah suci pada tanggal 24 Juni 2022.

Jemaah haji Provinsi Bali tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 29 melalui Embarkasi Surabaya. Muhammad Nasihuddin selaku ketua panitia dalam pelepasan jemaah haji ini menyampaikan bahwa Provinsi Bali mendapatkan kuota 319 orang dengan rincian 317 orang jamaah haji dan 2 orang Petugas Haji Daerah (PHD). Dari kuota tersebut, sebanyak 3 jemaah melakukan mutasi berangkat dari luar Provinsi Bali dan mendapat tambahan 2 jemaah mutasi masuk ke Provinsi Bali sehingga yang akan berangkat dari Provinsi Bali sebanyak 318 jemaah dengan rincian : Denpasar 118 jemaah, Badung 75 jemaah, Buleleng 44 jemaah, Jembrana 24 jemaah, Klungkung 19 jemaah, Karangasem 14 jemaah, Tabanan 13 jemaah, Gianyar 9 jemaah dan PHD 2 jemaah.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni dalam sambutannya mengajak seluruh jemaah haji untuk tetap waspada akan penyebaran Covid 19. Ka Kanwil mengingatkan kepada para jemaah haji akan pentingnya konsistensi diri untuk menerapkan protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir. Penyebaran Covid 19 dilaporkan dalam sepekan terakhir ini terus menanjak dengan adanya varian baru omicron BA.4 dan BA.5.

“Apalagi syarat masuk asrama haji saat ini harus hasil negatif pada PCR yang akan dilakukan serentak 22 Juni 2022 besok. Jangan sampai penantian 2 tahun untuk dapat berangkat haji harus terkubur disebabkan hasil positif PCR gara-gara kita abai prokes, lebih-lebih mendekati hari pemberangkatan (injury time) dimana seringkali kita banyak menerima tamu dan lalai dengan prokes.”Ucap Marheni. 

Lebih lanjut Ka Kanwil menyampaikan bahwa keberangkatan jemaah haji itu menjadi penting bagi Kementerian Agama sebagai leading sector penyelenggaraan haji. Terdapat empat indikator keberhasilan penyelenggaraan haji yaitu pertama semua jemaah yang terdaftar dan memenuhi syarat dapat diberangkatkan, kedua semua jemaah yang berangkat haji dan menjalankan wukuf di Arafah, ketiga jemaah haji dapat menjalankan ibadah haji dengan baik dan benar, dan keempat semua jemaah yang diberangkatkan dapat dipulangkan kembali ke tanah air.Sementara itu

Kloter 29 dijadwalkan memasuki Asrama Embarkasi pada tanggal 23 Juni 2022 Pukul 20.00 WIB dan diberangkatkan ke Arab Saudi pada tanggal 24 Juni 2022 pukul 18.20 WIB dengan penerbangan Saudi Ariline SV-5083.(sn)

Penulis
Sania
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca