1 Apr 2024
Kemenag: Pengawasan PPIU Penting untuk Pengendalian Kualitas dan Kinerja
Kotabaru (PHU) --- Dalam rangka memberikan pembinaan dan pengawasan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotabaru melalui Seksi Penyeleggaraan Haji dan Umrah (PHU) melakukan monitoring pada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) Cabang PT. Al Kamil Tour Kecamatan Kelumpang Hilir, Cabang PT Ali Wisata Kecamatan Kelumpang Hilir dan Cabang PT. Hikmah Rizquna Persada Kecamatan Kelumpang Hulu. Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan pada tanggal 28 – 29 Maret 2024 dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Penyeleggaraan Haji dan Umrah Herman Prasetio dan didampingi seluruh staf Seksi PHU, Jum’at (29/03/24). Disela-sela monitoringnya, Kasi PHU, Herman Prasetio menjelaskan, monitoring ini menjadi bagian yang penting, karena peran pemerintah melalui Kementerian agama bertugas membina, mengevaluasi serta melakukan bimbingan agar PPIU menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan. “Memonitoring ke lapangan sebagai sinergitas kami untuk mengawasi, mengevaluasi dan pembinaan terhadap perjalanan ibadah haji dan umrah, baik dalam legalitas hingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” katanya. Menurutnya saat ini, tingginya animo masyarakat melaksanakan ibadah haji dan umrah merupakan indikasi meningkatnya kesadaran masyarakat terhadah ibadah rukun islam yang kelima serta adanya peningkatan kesejahteraan ekonomi mereka. Oleh karena itu, Kemenag melakukan berbagai upaya agar kegiatan pelayanan PPIU tidak merugikan masyarakat. “Kepercayaan itu sangat penting, sebab dengan layanan terbaik maka dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat,” imbuhnya. Mantan kasi Papkis ini menghimbau agar PPIU selalu menaati peraturan yang berlaku dengan berharap terwujudnya sinergitas dari semua stokholder baik dari Kemenag, Keimigrasian dan dari Dinas Kesehatan. “Semoga kedatangan kami ke sini dapat meningkatkan kualitas layanan PPIU kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan ibadah haji dan umrah, dan sekaligus juga mendorong menjadi jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” harapya. Selanjutnya kepada masyarakat, Kasi yang baru dilantik ini berpesan jika ingin melakukan perjalanan ibadah Haji maupun umrah agar benar benar selektif menentukan PPIU perjalanan atau bisa melakukan pengecekkan keberadaan PPIU itu izin secara resmi atau tidak. “Saat ini melakukan pengecekan PPIU berizin sangat mudah, masyarakat bisa mengecek lagsung melalui aplikasi pusaka, haji pintar maupun aplikasi umrah cerdas. Jangan sampai tergiur dengan harga murah yang ditawarkan oleh pihak pihak yang tidak mengantongi izin secara resmi yang diterbitkan oleh Kemenag,” tandasnya. Sementara pemimpin PPIU Cabang PT Ali Wisata Ustaz Harianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama yang telah hadir melakukan monitoring dan memberikan pembinaan dan bimbingan kepada bironya. “Tentu ini menjadi suatu tugas bagi kami untuk senantiasa meningkatkan pelayanan kami kepada masyarakat umat Muslim pada khususnya,” ungkapnya. Humas Kemenag Prov. Kalsel
30 Mar 2024
Manasik Haji di Kab. Buteng, Kakanwil Sultra Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan
Labungkari, Sulawesi Tenggara (PHU) -- Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, Muhamad Saleh didampingi membuka kegiatan Manasik Haji Tingkat Kab. Buton Tengah. Kakanwil mengatakan, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan ibadah haji pasca pandemi, dan Indonesia mendapatkan kuota haji terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan ibadah haji. "Jumlah jamaah haji Kabupaten Buton Tengah tahun ini berjumlah 28 orang. Persiapkan diri baik dari segi pemahaman dan pengetahuan maupun kondisi fisik. Sebab dua hal ini sangat penting, demi keamanan dan kenyamanan jemaah dalam melaksanakan ibadah haji," tegas Muhamad di Aula Ma'had MAN 1 Buton Tengah. Sabtu (30/3/2024). Muhamad Saleh menekankan, Pemerintah dalam hal ini Kemenag, menginginkan penyelenggaraan haji tahun ini adalah penyelenggaraan ibadah haji yang aman dan nyaman. Untuk itu sebagai bentuk tanggung jawabnya, Kemenag memberikan pembekalan melalui bimbingan manasik haji kepada para jemaah haji sebelum berangkat ke tanah suci. "Pembinaan manasik haji diberikan kepada jemaah haji secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten dan tingkat kecamatan. Dua kali ditingkat kabupaten dan 8 kali ditingkat kecamatan. Sehingga, total jumlah manasik haji yang harus diterima oleh jamaah haji sebelum berangkat adalah sebanyak 10 kali," jelasnya. Muhamad Saleh mengimbau jemaah haji untuk memperbanyak membaca literatur mengenai pelaksanaan ibadah haji, untuk melengkapi pemahaman terkait proses penyelenggaraan ibadah haji sehingga bisa meraih haji yang mabrur. Jemaah juga wajib diberikan pembinaan kesehatan yang menjadi tanggung jawab Kementerian kesehatan. Karena, saat ini Pemerintah menekankan istithaah kesehatan bagi para jemaah haji sebelum melakukan pelunasan biaya haji. Turut hadir Ketua DWP Kanwil Kemenag Sultra, Nurna Saleh, Kabid PHU Kanwil Marni, Kepala Kantor Kemenag Kab. Buton. Muchtar, Narasumber Pendais Haq serta para Pejabat Pengawas dan Kepala KUA Lingkup Kemenag Kab. Buton. Penulis : Kontributor
27 Mar 2024
Pelunasan Tahap II Ditutup, 3,758 Jemaah Haji asal Kalsel telah melakukan pelunasan
Banjarmasin (PHU) Masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji atau (Bipih) tahap dua telah berakhir hari ini Selasa 26 Maret 2024. Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Terpadu (Siskohat) Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Kalsel jumlah keseluruhan Jemaah Haji yang telah melunasi Bipih sebanyak 3.758 orang. "Sebanyak 3,758 Jemaah Haji asal Kalsel telah melakukan pelunasan dengan rincian tahap pertama berjumlah 3.379 Jemaah berhak lunas (non cadangan) dan 399 Jemaah cadangan, selanjutnya dipelunasan tahap kedua sebanyak 379 Jemaah," ungkap M. Thambrin, Kepala Kanwil Kemenag Prov. Kalimantan Selatan. "Dari jumlah tersebut di atas masih ada kekurangan sebanyak 313 orang dari 4.071 jumlah kuota Jemaah Haji Kalsel," imbuhnya. Lebih lanjut Muhammad Tambrin menerangkan, bahwa jika kuota masih belum terpenuhi maka akan kekurangannya akan diisi kuota cadangan yang telah melunasi. Namun ia masih menunggu regulasi terbaru dari Kementerian Agama RI. "jika menyesuaikan dengan aturan maka kekurangan ini akan di isi oleh Jemaah Haji cadangan yang telah melunasi, jadi kita menunggu dari pusat bagaimana aturan berikutnya". Ungkapnya ditemui di Banjarmasin pada Selasa (26/3/2024). Sesuai dengan data tersebut di atas, saat ini sudah ada sebanyak 399 jemaah Haji cadangan yang telah melakukan pelunasan biaya haji. "Dengan demikian Insya Allah kuota jemaah haji Kalsel dapat terpenuhi semuanya sesuai dengan jumlah kuota yang diberikan untuk kita," katanya. Sebelumnya diketahui bersama bahwa untuk kuota Jemaah Haji Provinsi Kalsel sebanyak 3.818 jamaah reguler, dengan tambahan sebanyak 253 Jemaah, maka totalnya menjadi 4.071 Jemaah. Sesuai dengan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1445 Hijriah/2024 Masehi yang diterbitkan Kemenag RI Jemaah Haji Indonesia akan mulai diberangkatkan ke Arab Saudi pada Minggu, 12 Mei 2024.
26 Mar 2024
Sinergi dengan KUA, Kemenag Jembrana Siapkan Program Manasik Haji
Jembrana (PHU) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana Provinsi Bali memastikan persiapan yang matang bagi jemaah hajinya yang akan berangkat pada tahun 2024 ini. Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Jembrana, H. Muslihin, bersama Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Jembrana menggelar rapat strategis. Pertemuan yang dilangsungkan di PHU Kemenag Jembrana tersebut bertujuan untuk merencanakan dan mengkoordinasikan program manasik haji yang akan diadakan di tingkat kabupaten dan kecamatan. Rapat yang dihadiri oleh para kepala KUA dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jembrana ini menetapkan jadwal pelaksanaan manasik haji dengan seksama. Rencananya, kegiatan tersebut akan dimulai pada tanggal 17 dan 18 April 2024 di tingkat kabupaten, serta dilanjutkan pada tanggal 20 - 28 April 2024 di tingkat kecamatan. Menanggapi jadwal yang telah ditetapkan, H. Muslihin, selaku Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Jembrana, menyampaikan harapannya agar seluruh jemaah haji yang berasal dari Kabupaten Jembrana dapat mengikuti kegiatan manasik tersebut. "Kegiatan manasik haji ini sangat penting untuk mempersiapkan calon jemaah haji secara mental, spiritual, dan praktikal. Kami berharap dengan adanya manasik haji ini, para calon jemaah haji akan lebih siap secara fisik dan mental dalam menjalani ibadah haji dengan baik dan khusyuk," ujarnya. Lebih lanjut, Muslihin menegaskan komitmen pihaknya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah haji. "Kami akan terus mendukung dan memfasilitasi seluruh kegiatan yang berkaitan dengan persiapan haji, baik dari segi pengetahuan, teknis, maupun spiritual. Semoga dengan persiapan yang baik, jemaah haji Jembrana tahun 2024 dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan mendapat ridha Allah SWT," jelas Muslihin. Dirinya berharap jemaah haji jembarana dapat memanfaatkan waktu dengan baik untuk mempersiapkan diri secara maksimal guna menjalani ibadah haji dengan penuh kesadaran dan kekhusyukan. "Saya berharap, jemaah haji jembrana dapat memanfaatkan waktu dan mempersiapkan dirinya dengan baik, agar nanti di Tanah Suci dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk," pungkasnya.
26 Mar 2024
Gus Men Ungkap Peluang Kerja sama Indonesia-Saudi Terkait Aplikasi Nusuk
Tangerang (PHU) --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, pagi ini, mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melaksanakan tugas ke Arab Saudi. Menag mengungkap kemungkinan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi terkait pemanfaatan aplikasi Nusuk, yaitu aplikasi pendaftaran ibadah umrah. "Di sana saya mengecek aplikasi Nusuk yang kemungkinan bisa dikerjasamakan dengan pemerintah Indonesia. Nah, pemerintah Saudi menggunakan Nusuk sebagai aplikasi perjalanan ibadah umrah,” terang pria yang akrab disapa Gus Men tersebut, Senin (25/3/2024). Turut menyambut kehadiran Gus Men di Bandara, Irjen Faisal Ali Hasyim, Staf Khusus Menag Abdul Rochman, Isfah Abidal Azis, dan Nuruzzaman, serta sejumlah Staf Ahli Menag. Sebagaimana diketahui, saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, tanggal 18 Maret 2024 Menag menyampaikan perlu disediakan regulasi yang mengatur terkait meningkatnya fenomena umrah backpacker. "Tujuan dan sasaranya adalah bagaimana setiap warganegara yang umrah terjamin kesehatan, keselamatan, dan kenyamanannya, termasuk jemaah umrah backpacker," kata Menag. "Kementerian Agama berharap regulasi yang akan disusun tersebut dibuat proper, pantas, tepat dan baik. Regulasi tersebut, nantinya diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan jemaah umrah, terutama perlindungan jemaah," lanjut Menag. Dalam proses penyusunannya, Menag menuturkan bahwa Kementerian Agama akan mengkoordinasikan secara bersama seluruh PPIU, Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). "Apabila dibutuhkan, dibangun sistem yang baik dan terintegrasi, dengan PPIU, PIHK, dan KBIHU dalam memberikan layanan kepada jemaah, terutama yang akan umrah," ujar Menag. Humas
26 Mar 2024
Manasik Haji Kemenag Seram Bagian Timur Wujudkan Kemandirian Jemaah
Seram Bagian Timur (PHU) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur, Muhamad Jen Tepinalan, resmi membuka kegiatan Manasik Haji tingkat Kabupaten dan Kecamatan. Senin (25/03/2024). Kegiatan Manasik Haji Tersebut Berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur, dengan jumlah Jemaah Haji sebanyak 90 orang yang berasal dari 15 Kecamatan. Sesuai UU No 13 tahun 2008 tentang penyelenggaraan ibadah haji, sebagaimana telah diubah dengan undang-undang No 34 tahun 2009, pemerintah berkewajiban untuk melakukan pembinaan yaitu, dalam arti memberikan bimbingan manasik haji bagi Jemaah Haji yang meliputi manasik haji. "Tujuan Manasik Haji yang dilakukan secara massal diperuntukkan bagi Jemaah Haji yang berasal dari 15 kecamatan di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) diberikan secara setara sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah." Ujar Ka Kan Kemenag Kab. SBT "untuk memberikan, menambah dan memperluas pengetahuan tentang Manasik Haji, Manasik Perjalanan, Manasik Kesehatan Serta Keselamatan dalam Penerbangan," imbuhnya. Lebih lanjut M. Jen menjelaskan pengertian manasik haji adalah serangkaian tata cara, ritual, dan persiapan yang dilakukan oleh seorang Jemaah Haju sebelum, selama, dan sesudah menjalankan ibadah haji. "Tujuannya adalah agar Jemaah Haji mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual untuk menjalankan ibadah haji dengan baik dan sesuai tuntunan agama Islam. Manasik haji mencakup pemahaman terhadap tata cara ibadah haji, persiapan fisik dan mental, serta pengetahuan mengenai tempat-tempat suci dan ritual yang akan dilakukan selama perjalanan haji," pungkasnya. Kegiatan Manasik Haji tersebut yaitu Manasik Haji tingkat Kabupaten selama 2 hari, pada 25-26 Maret 2024 sedangkan Manasik Haji tingkat Kecamatan dilaksanakan 8 hari, pada 27 Maret sd 3 April 2024.
25 Mar 2024
Hindari Penipuan, Kakanwil Minta Masyarakat Tidak Tergiur Paket Murah Umrah dan Haji Khusus
Palangka Raya (PHU)---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah Noor Fahmi mengimbau kepada masyarakat Kalteng untuk waspada dan tidak mudah percaya dengan tawaran paket murah biaya umrah dan haji khusus. Kakanwil meminta masyarakat melakukan cek dan ricek dengan paket harga yang ditawarkan. "Untuk melihat daftar penyelenggara umrah atau haji khusus yang berizin itu sudah ada di SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus)," ucapnya Senin (25/3/2024) “Sekarang ini tidak kurang ada 2.573 travel yang melayani umrah ke Tanah Suci. Jangan tergiur dengan paket murah, bisa dicek apakah biro perjalanan yang menawarkan tersebut termasuk sudah berizin atau belum," sambungnya. Menurutnya, masyarakat jangan mudah tergiur tawaran harga paket murah yang di bawah harga referensi. Publik juga agar jangan gampang percaya dengan berbagai paket visa yang dijanjikan dapat digunakan dan memudahkan perjalanan ibadah ke Tanah Suci, baik untuk ibadah umrah ataupun ibadah haji. Pengecekan itu, lanjutnya, perlu dilakukan sebelum masyarakat memilih biro perjalanan umrah maupun haji khusus. "Pastikan layanannya, pastikan penerbangannya, pastikan visanya, pastikan bagaimana layanan di Saudi. Sehingga jamaah haji kita ini betul-betul dapat melaksanakan ibadah umrah dengan nyaman," sebutnya. Kakanwil mengaku ada banyak penawaran beribadah haji tanpa antrian di Kalimantan Tengah,begitupun perjalanan umrah. Karenanya, masyarakat Kalteng harus waspada. Sebab banyak kasus yang ditemui dengan persoalan vendor gagal menyediakan tiket dan visa hingga berakibat jemaah gagal berangkat. Ada juga kasus jemaah terlantar karena pihak penyedia tidak siapkan layanan di Saudia. "Tolong sekali lagi pastikan dengan Lima Pasti. Pertama adalah pastikan bahwa travel berizin, pastikan visanya, pastikan layanannya, pastikan latarbelakangnya," pungkasnya.
24 Mar 2024
Kemenag - Pemprov Malut Bahas Pesiapan Operasional Jelang Musim Haji 1445H
Ternate (PHU)--Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara melalui Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) bersama Pemerintah Provinsi Melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) melakukan rapat koordinasi (Rakor) terkait persiapan operasional haji 1445 H / 2024 M di Aula Utama Asrama Haji Transit Ternate pada Minggu (24/03/2024). Rakor yang dipandu langsung Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Malut Samsuddin Fatahuddin tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Malut, H. Amar Manaf, Plt Karo Kesra Seta Malut, H. Mukhlis Jailani, para Ketua Tim Kerja Bidang PHU dan pegawai Bidang PHU dan Kesra Setda Malut. Karo Kesra Mukhlis Jailani memaparkan terkait dengan koordinasi yang telah dilakukan dengan berbagai pihak, mulai dari pihak maskapai penerbangan yang ada di Indonesia, Pihak Bandara (Angkasa Pura), Angkasa Pura Logistik dan Asrama Haji Makassar. Selain itu pada kesempatan itu Karo Kesra juga memaparkan bahwa telah ada penawaran dari berbagai maskapai penerbangan yang nantinya akan digunakan oleh para jemaah haji. "Beberapa maskapai telah menawarkan sebagai angkutan jemaah haji dari Malut ke Embarkasi Makassar," kata Mukhlis. Sementara itu, Kakanwil Kemenag Malut mengatakan bahwa waktu yang dimiliki panitia untuk mempersiapkan keberangkatan para calon jamaah haji sudah semakin singkat, oleh karena itu menurut Kakanwil kita sudah harus segera melakukan pertemuan dengan maskapai untuk memfinalkan soal transportasi dan akomodasi jemaah. "Dengan begitu maka pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kota bisa segera melakukan skema pembiayaan perjalanan para tamu Allah tersebut," ujar Amar. Suasana rapat menjadi semakin aktif saat sudah memasuki sesi diskusi dengan berbagai tanggapan dan saran yang disampaikan dari bidang-bidang yang memegang tanggung jawab untuk mengurus transportasi dan akomodasi para jemaah haji Provinsi Maluku Utara. Kegiatan Rakor diakhiri dengan pembacaan do'a selamat atas pembangunan gedung Aula Utama yang baru oleh Imam Masjid Asrama Haji serta buka puasa bersama.
24 Mar 2024
April Usai Idul Fitri, Jemaah Haji Kota Parepare akan Laksanakan Manasik
Parepare (PHU) -– Pemberangkatan jemaah haji tahun 2024 semakin dekat, persiapan demi persiapan semakin dimaksimalkan termasuk manasik haji sebagai bekal yang harus dimiliki seluruh jemaah agar bisa menjadi jemaah haji mandiri meski tetap didampingi oleh petugas. Setelah selesainya seluruh rangkaian kegiatan Pramanasik Haji baik di tingkat kota maupun di tingkat kecamatan, jemaah haji Kota Parepare kembali akan dibekali dengan berbagai ilmu dan pengalaman terkait haji pada kegiataan Manasik Haji setelah lebaran Idul Fitri 1445 H/2024 M. Sesuai hasil rapat Seksi PHU pada pertengahan Maret lalu, Manasik Haji akan dilaksanakan pada tanggal 17 – 25 April 2024 untuk tingkat kecamatan, sementara untuk tingkat kota akan dilaksanakan pada tanggal 27-28 April 2024 di Kantor Kemenag Kota Parepare dan Rujab Wali Kota Parepare. Sesuai jadwal dari Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel, pelaksanaan Manasik Tingkat Kota Parepare pada tanggal 27 April 2024 akan dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Sulsel. Pelaksanaan Manasik Haji nantinya menggunakan Dana Pengelolaan Keuangan Operasional Haji (PKOH) dan sudah ada di rekening khusus PKOH. Kakan Kemenag Parepare berharap sinergitas harus selalu diakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka persiapan pemberangkatan jemaah haji dapat berjalan dengan sukses. Ia memberikan apresiasi atas kesuksesan seluruh rangkaian pelaksanaan Pramanasik Haji yang telah diikuti oleh seluruh jemaah baik di tingkat kota maupun di tingkat kecamatan. Ia berharap pelaksanaan Manasik Haji juga akan berjalan dengan baik dan seluruh jemaah akan mengikuti sehingga mereka dapat menjadi jemaah haji mandiri sesuai yang diharapkan bersama. Petugas haji memang ada dan selalu siap mendampingi jemaah mulai saat di tanah air maupun saat di tanah suci nantinya, namun tidak semua aktivitas jemaah harus dibantu oleh petugas sehingga akan sangat baik jika seluruh jemaah memiliki ilmu dan pengalaman terkait haji sehingga akan memudahkan dalam pelaksanaan ibadah haji hingga kembali ke tanah air nantinya. Olehnya itu, melalui Manasik Haji, diharapkan seluruh jemaah dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman maksimal. (Jwd/Wn) Humas
23 Mar 2024
Manasik Haji Tingkat Kapanewon Galur dan Lendah Berlangsung Khidmat
Kulon Progo (PHU) – Sebanyak 103 jEmaah Kapanewon Galur dan Lendah mengikuti rangkaian manasik haji tingkat kapanewon kelompok 3 yang dilaksanakan selama 6 hari, sejak tanggal 13-15 Maret 2024 dan dilanjutkan pada tanggal 18-20 Maret 2024. Kegiatan ini bertempat di Gedung PDHI Kapanewon Galur dan berjalan dengan lancar dan khidmat. Kepala KUA Galur, Afwan Zuhdi, bersyukur atas terlaksananya kegiatan manasik haji ini. Ia berharap para calon haji dapat memahami dan melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar setelah mengikuti manasik haji ini. “Manasik haji ini sangat penting bagi calon haji untuk memahami tata cara dan rukun haji dengan benar. Selain itu, manasik haji juga menjadi ajang untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum berangkat ke tanah suci,” ujar Afwan Zuhdi. Kegiatan manasik haji ini menghadirkan narasumber dari Kantor Wilayah Kementerian Agama D.I Yogyakarta, Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Praktisi haji dari berbagai elemen (MUI, IPHI, KBIHU). Materi yang disampaikan meliputi: Fiqih haji, Manasik haji dan umrah, Kesehatan haji, Thawaf, Sa’i, dan Wukuf, Perlengkapan haji serta Etika dan budaya di tanah suci. Afwan Zuhdi berharap para calon haji dapat memanfaatkan bekal ilmu dan pengetahuan yang diperoleh selama manasik haji untuk melaksanakan ibadah haji dengan mabrur. “Semoga para jamaah dapat menunaikan ibadah haji yang mabrur dan mabruroh, serta kembali ke tanah air dengan selamat,” harap Afwan Zuhdi. Ketua Panitia Manasik Haji Kelompok 3, Fauzan menyampaikan syukur atas terlaksananya kegiatan manasik haji Tahun 2024 Gabungan Galur dan Lendah. “Alhamdulillah, kegiatan manasik haji kelompok 3 berjalan dengan lancar dan khidmat. Antusiasme para calon haji sangat tinggi, dan mereka terlihat aktif mengikuti materi dan praktek manasik haji. Kami berharap ilmu dan pengetahuan yang diperoleh selama manasik haji ini dapat bermanfaat dan berguna bagi para calon haji dalam melaksanakan ibadah haji dengan mabrur,” ujar Fauzan. Selain itu Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan manasik haji ini. “Semoga kegiatan manasik haji ini dapat memberikan bekal yang cukup bagi para calon haji dalam melaksanakan ibadah haji dengan mabrur,” harap Fauzan. Kegiatan manasik haji ini merupakan salah satu bentuk pembinaan dan pelayanan yang difasilitasi pemerintah kepada jamaah melalui Kementerian Agama agar lebih mandiri, baik di tingkat kabupaten kota dan tingkat kapanewon.