15 Jun 2024
Tiba di Arafah, Jemaah Haji Kota Bukittinggi Sudah Siap Laksanakan Puncak Haji
Bukittinggi (PHU)--Jemaah Haji Kota Bukittinggi yang tergabung dalam kloter PDG-11 Embarkasi Padang bersama daerah lainnya tiba di Arafah. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Kloter 11 Embarkasi Padang, H. Tamrin saat ditemui di Arafah. "Alhamdulillah 393 orang Jamaah Haji Kota Bukittinggi yang tergabung dalam kloter PDG-11 sudah sampai di Arafah," tuturnya. Sabtu (15/6/2024) pagi Waktu Arab Saudi (WAS) Tamrin menyampaikan bahwa para jemaah haji asal Bukittinggi tiba di Arafah dalam keadaan sehat wal Afiat dan siap melaksanakan puncak haji. "Para jemaah haji Kota Bukittinggi saat ini ada dalam dalam kondisi baik berada pada 2 buah tenda yaitu satu tenda besar satunya lagi tenda kecil. Untuk kegiatan di Arafah akan dilaksanakan Sabtu siang (15/6/2024). mulai tergelincir matahari sampai dengan terbenamnya matahari dengan mengawalinya dengan Khutbah Wukuf dilanjutkan dengan jamak taqdim qashar," jelasnya. Ia meminta masyarakat khususnya di Kota Bukittinggi, utamanya para keluarga jemaah haji yang berangkat tahun ini untuk selalu mendoakan agar diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji dan mendapat predikat haji mabrur. "Terpenting doanya untuk para jamaah agar diberikan kelancaran dan keselamatan dan melaksanakan ibadah haji dan memperoleh Haji yang mabrur,” pintanya. (Syafrial)
12 Jun 2024
Kemenag Pastikan Jemaah Haji Bukittinggi Siap Diberangkatkan ke Arafah
Makkah (PHU)—Jelang keberangkatan ke Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Eri Iswandi mengunjungi lokasi penginapan jemaah haji Bukittinggi. Didampingi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang bertugas di sektor Milda Muliati, Eri mengunjungi lokasi penginapan jama'ah haji asal Bukittinggi tersebut Puncak rangkaian ibadah haji 1445 H semakin dekat. Sesuai jadwal, jemaah haji akan bergerak menuju Arafah, pada Jumat 14 Juni 2024, untuk melaksanakan rukun haji, Wukuf di Arafah keesokan harinya. Sabtu 15 Juni 2024. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Eri Iswandi yang juga bertugas dalam pelaksaan haji tahun ini, mengungkap rasa syukur dapat bertemu dengan jemaah haji Bukittinggi. Ia juga bersyukur, jemaah haji Bukittinggi berada dalam keadaan sehat. “Beberapa hari kedepan, kita akan laksanakan, niat haji, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, mabit di Mina, melontar jamarat, tawaf ifadah, sa’i dan tahalul. Kami berpesan pada jamaah, agar maksimal dalam pelaksanaan rukun dan wajib haji itu. Jaga kesehatan untuk dapat benar benar fokus pada puncak haji,” ungkapnya di Makkah, Rabu (12/6/2024) Ketua Kloter PDG-11 Tamrin, menyebut kloter Padang 11, berjumlah 393 orang. Terdiri dari 387 jamaah Bukittinggi, 71 jemaah Padang, 5 petugas kloter dan 1 PHD. Kondisi kesehatan jamaah baik dan siap untuk melaksanakan puncak haji, mulai tanggal 15 Juni nanti. “Alhamdulillah jemaah kloter 11 Padang, khususnya Bukittinggi, berada dalam kondisi sehat dan InsyaAllah siap melaksanakan ibadah puncak haji. Kami terus lakukan pembinaan berkala dan hari ini dikunjungi langsung Bapak Kakan Kemenag dan zoom langsung juga dengan Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Kita jamaah kloter 11 Padang, InsyaAllah akan berangkat menuju Arafan pada hari Jumat tanggal 14 Juni dan puncak Arafah pada Sabtu 15 Juni 2024,” jelasnya. Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar bersama Wakil Wali Kota, Marfendi, melalui zoom meeting yang difasilitasi Kemenag Bukittinggi, menyampaikan pesan pada seluruh jemaah, untuk tetap menjaga kesehatan. Puncak haji akan dimulai pada Sabtu 15 Juni 2024, sehingga, persiapan fisik jemaah sangat dituntut, untuk pelaksanaan rukun dan wajib haji nanti. “Kami pemerintah kota, akan terus pantau kondisi jemaah kita. Kami berharap semoga jamaah kita terus sehat dan pulang menjadi haji yang mabrur. Kami minta juga kepada jamaah haji Bukittinggi, untuk mendoakan Kota Bukittinggi dan Sumatra Barat,” pesan Erman-Marfendi.(Syafrial)
10 Jun 2024
Fatwa Majelis Tarjih Muhammadiyah: Jika Udzur Syar’i, Murur Jadi Rukhshah dan Tidak Kena Dam
Yogyakarta (PHU) --- Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menggelar sidang fatwa di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta, Jalan KH Ahmad Dahlan pada Jumat (7/6/2024). Sidang yang dipimpin Ketua Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ruslan Fariadi, membahas masalah murur di Muzdalifah. Mabit di Muzdalifah dengan cara murur adalah mabit yang dilakukan dengan cara melintas di Muzdalifah, setelah menjalani wukuf di Arafah. Jemaah saat melewati kawasan Muzdalifah tetap berada di atas bus (tidak turun dari kendaraan), lalu bus langsung membawa mereka menuju tenda Mina. Pemerintah akan menerapkan skema murur ini bagi jemaah risiko tinggi (risti), lansia, disabilitas, jemaah dengan kursi roda, serta para pendampingnya. Dikutip dari siaran pers Majelis Tarjih Muhammadiyah, disebutkan bahwa kepadatan jemaah haji yang semakin meningkat tiap tahun menjadi problem musiman dalam pelaksanaan ibadah haji. Pada 2024, permasalahan ini kian kompleks karena 21% jemaah haji dari Indonesia terdiri dari kelompok lanjut usia (lansia), rentan sakit, dan difabel. Kepadatan jemaah yang dibarengi dengan sempitnya ruang gerak meningkatkan potensi masalah kesehatan bagi jemaah lansia, rentan sakit, dan difabel. Salah satu solusi yang diusulkan untuk mengatasi masalah kepadatan adalah skema murur di Muzdalifah. Skema ini dirancang untuk meminimalisir potensi risiko bagi jemaah yang rentan. Setelah wukuf di Arafah, jemaah akan melakukan murur di Muzdalifah dengan cara melintasi lokasi tersebut tanpa turun dari bus. Mereka tetap berada di dalam bus selama perjalanan ke Muzdalifah, dan kemudian bus akan membawa mereka langsung ke Mina. “Rincian skema ini adalah: Jemaah haji yang melintasi Muzdalifah setelah tengah malam, meskipun hanya sebentar, telah memenuhi kriteria dan syarat mabit, sehingga mabitnya sah dan tidak terkena dam isa’ah. Pandangan ini didasarkan pada prinsip taysir atau kemudahan. Dalam kaidah hukum dikatakan: “Jika sesuatu itu dirasakan sulit maka beralih kepada yang mudah”,” demikian dikutip dari siaran pers Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. “Jika terjadi udzur syar'i, seperti kemacetan atau kondisi darurat yang menghalangi seseorang untuk melaksanakan mabit, maka murur menjadi rukhshah (keringanan) tanpa membedakan waktu awal atau tengah malam, dan jemaah tidak terkena dam isa’ah. Hal ini berdasarkan kaidah: ‘Apabila hukum asal sulit untuk direalisasikan, maka bisa beralih kepada pengganti’,” jelasnya lagi. “(Ini) Diperkuat pula dengan kaidah kedaruratan: ‘Keadaan yang perlu penanganan khusus sama dengan kedaruratan’," tandasnya. Selain membahas murur di Muzdalifah, sidang Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga mengkaji hukum Tanazul ke hotel saat di Mina.
10 Jun 2024
Kloter 12 Pamungkas, 100 Persen Jemaah Embarkasi Aceh Tiba di Arab Saudi
Aceh (PHU) -- Jemaah haji Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pamungkas 12-BTJ terbang ke Tanah Suci melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Senin, 10 Juni 2024. Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 2112 yang membawa 390 jemaah kloter 12 tersebut take off pada pukul 10.44 WIB. Ini merupakan kloter terakhir jemaah haji Aceh, sekaligus menutup keberangkatan jemaah haji Indonesia pada tahun ini. Kloter 12 mendarat selamat pukul 19.19 WIB (15.19 WAS). Demikian laporan ketua kloter 12 Agus Suryadi. “Alhamdulillah, tahun ini Embarkasi Aceh sukses memberangkatkan 100 persen jemaah," ujar Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh, Azhari, Senin (10/6/2024), saat mengantar kloter 12. Dalam laporan saat pelepasan kloter perdana di depan Pj Gubernur Aceh dan undangan dilaporkan bahwa jumlah kuota untuk Aceh tahun ini ialah 4.710 jemaah. Mengingat cuaca di Arab Saudi sedang kondisi panas, Azhari mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan, minum air yang cukup dan istirahat yang teratur. “Kami juga selalu mengingatkan petugas untuk menyampaikan imbauan pentingnya menjaga kesehatan bagi jemaah haji di sana,” ucap Azhari. “Mari kita doakan supaya jemaah haji kita di tanah suci dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar, semoga menjadi haji yang mabrur,” tutur Azhari. Untuk diketahui, jemaah haji kloter 12 berasal dari Aceh Barat 1 orang, Abdya 96 orang, Aceh Besar 2 orang, Aceh Selatan 148 orang, Aceh Singkil 44 orang, Pijay 2 orang, Simeulue 15 orang, Banda Aceh 19 orang, Langsa 1 orang, Lhokseumawe 2 orang, dan Subulussalam 52 orang. Untuk jemaah termuda bernama Ghina Ghufrani Ayati berusia 22 tahun dari Kota Subulussalam. Sedangkan Jemaah tertua kloter 12 bernama Raudah Saddap berusia 96 tahun juga dari Kota Subulussalam. Hingga saat ini, jemaah haji Aceh yang wafat di tanah suci berjumlah 3 orang, yakni Ruhamah (84 tahun) asal Kota Sabang, Muhdin Ibrahim (62 tahun) asal Bireuen dan Muhammad Umar Ardik (78 tahun) asal Aceh Tengah.
28 Mei 2024
Audiensi Kelola Keuangan Haji, Tim Setjen DPR RI Sambangi Kemenag Kulon Progo
Kulon Progo (PHU)—Sekretariat Jenderal DPR RI mengadakan audiensi di Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut bertujuan untuk melibatkan langsung masyarakat serta para pemangku kepentingan dalam proses perumusan undang-undang yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan haji. Kegiatan ini juga untuk menggali masukan serta mengumpulkan perspektif yang beragam terkait Perubahan atas Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji. Audiensi berlangsung di ruang Kepala Kantor pada Senin, (27/05/2024) siang, dihadiri oleh Kepala Kantor H.M.Wahib Jamil, didampingi oleh Kasubag TU, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kasi Bimas Islam dan Kasi Pendidikan Madrasah serta didampingi Pranata Humas setempat. Ketua Tim dari Pusat Perancangan Undang-Undang Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Badan Keahlian DPR RI Rachmat Wahyudi Hidayat mengatakan, keberadaan Sekjen DPR RI ini memberikan kesempatan dan masukan secara langsung menyampaikan pandangan, aspirasi, serta masukan terkait dalam rangka pengumpulan data penyusunan naskah akademik dan rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji yang tengah dibahas di tingkat nasional. Rahmat juga menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam proses legislasi, terutama dalam hal yang berkaitan dengan aspek keagamaan dan kepentingan umat. Ia juga mengungkapkan bahwa masukan dari berbagai pihak sangatlah berharga dalam membentuk regulasi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan serta aspirasi masyarakat. Selama sesi audiensi, berbagai pandangan dan masukan disampaikan oleh peserta terkait isu-isu seperti pengelolaan dana haji (BPKH) , transparansi, keamanan, serta pelayanan kepada jamaah haji. Diskusi yang berlangsung cukup intens ini mencerminkan antusiasme serta keseriusan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi mereka terhadap regulasi yang sedang dibahas. Rachmat Wahyudi berjanji untuk mengambil semua masukan yang disampaikan dalam audiensi ini sebagai bahan pertimbangan dalam penyempurnaan RUU Pengelolaan Keuangan Haji. Ia juga menggarisbawahi pentingnya dialog terbuka dan partisipatif antara pemerintah dan masyarakat dan berbagai pihak dalam proses perumusan kebijakan, sebagai salah satu upaya untuk membangun negara yang demokratis dan responsif terhadap kebutuhan rakyatnya. Dengan berakhirnya audiensi ini, diharapkan bahwa proses perumusan RUU Pengelolaan Keuangan Haji dapat semakin memperhitungkan beragam perspektif dan kepentingan yang ada, sehingga regulasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi umat Islam, khususnya dalam melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan aman. (dpj)
27 Mei 2024
Besok, Jemaah Haji Aceh Besar Masuk Asrama, Terbang 29 Mei
Banda Aceh (PHU)--Jemaah haji Kloter 1 asal Aceh Besar mulai memasuki embarkasi Aceh besok, Selasa, 28 Mei 2024. Sedangkan pemberangkatan menuju Tanah Suci pada Rabu, 29 Mei 2024 melalu Bandar Udara Sultan Iskandar Muda Aceh Besar menuju Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Kakankemenag Aceh Besar Saifuddin mengatakan, jemaah haji akan memasuki asrama pada pukul 17.00 WIB. Sebelum pemberangkatan menuju embarkasi, kata Saifuddin, jemaah akan dikumpulkan di Masjid Sibreh untuk dipeusijuek (tepung tawar, red) pada pukul 12.00 WIB. “Di masjid jemaah akan di-pesijuek oleh pemerintah daerah yang diwakili oleh dua orang jemaah tertua dan termuda dan akan diberikan sedikit bungong jaroe oleh Pemda untuk seluruh jemaah haji Aceh Besar,” katanya. Dia menjelaskan, usai peusijuek, salat Zuhur, dan makan siang bersama, jemaah akan diantar menggunakan bus menuju asrama haji embarkasi Aceh. “Sementara koper jemaah akan diangkut menggunakan truk yang juga sudah kita siapkan agar lebih tertib dalam pengaturan koper di asrama nantinya,” ujarnya. Saifuddin menjelaskan, pada tahun ini Aceh Besar memberangkat 393 jemaah yang tergabung dalam Kloter 1 sebanyak 342 jemaah. Sementara selebihnya ditempatkan di Kloter 5 sebanyak 2 jemaah, kloter 6 sebanyak 46 jemaah, Kloter 7 sebanyak 1 jemaah, dan Kloter 12 sebanyak 2 jemaah. “Jemaah Kloter 1 akan terbang atau diberangkatkan ke Jeddah pada tanggal 29 Mei 2024 pukul 16.45 WIB,” ungkapnya. Saifuddin mengimbau jemaah untuk mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin, baik persiapan fisik, bekal ilmu dan juga barang bawaan. “Bawalah barang bawaan yang dibutuhkan dan juga matangkan persiapan lainnya,” ujar Saifuddin. []
27 Mei 2024
Dilepas Sekda, Jemaah Haji Sabang Bertolak ke Banda Aceh
Aceh (PHU) - Sebanyak 43 Jemaah Haji Kota Sabang dilepas secara resmi keberangkatannya oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sabang Andre Nourman, selepas shalat subuh di Masjid Agung Babussalam Kota Sabang, Senin, 27 Mei 2024. Andre yang mewakili Penjabat Walikota Sabang Reza Fahlevi dalam pelepasan tersebut berpesan kepada jemaah untuk terus menjaga kesehatan dan tidak melupakan dokumen personal seperti pasport dan id card. "Kami, pemerintah Kota Sabang, berdoa semoga perjalanan Bapak/Ibu sekalian dilancarkan oleh Allah SWT, dan semoga semua rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan sempurna. Semoga Bapak/Ibu sekalian kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur, membawa berkah dan kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, serta masyarakat sekitar," pesan Andre. Hadir dalam kesempatan ini adalah Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Marwan, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kankemenag Kota Sabang H Ghazali, Pembimbing Ibadah Kloter Pertama Murdani, Kasi PD Pontren Masri, serta Kepala KUA Kecamatan Sukakarya Firdaus. Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, Jemaah Haji Sabang bertolak ke Banda Aceh dengan Kapal Express Bahari 2F, lalu menginap satu malam di Hotel Mekkah Lampriet Banda Aceh kemudian esok harinya 28 Mei 2024 pukul 17.00 WIB, jemaah akan masuk ke Asrama Haji Embarkasi Aceh dan pada 29 Mei 2024 Jemaah akan terbang ke Arab Saudi via Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh
26 Mei 2024
Kemenag Apresiasi Jemaah Haji Bukittinggi Taati Barang Bawaan
Bukittinggi (PHU)--316 koper jemaah haji Kota Bukittinggi lolos pemeriksaan X-Ray. Sebelum dinyatakan berangkat ke Tanah Suci seluruh jemaah haji sudah dibekali manasik terkait barang bawaan yang sesuai aturan penerbangan. “Dari hasil X-Ray semua barang bawaan jemaah haji sesuai dengan aturan penerbangan dan semuanya lolos sensor X-ray,” kata Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Hj. Tri Andriani Djusair didampingi oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hj. Misra Elfi dan Pelaksana, Mulkhairat meninjau langsung pelaksanaan X-Ray di Cargo Bandara internasional Minangkabau (BIM), Jum'at malam (25/5/2024). Koordinator Urusan Koper Jemaah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang Fauqa Nuri Ichsan mengapresiasi jemaah haji Kota Bukittinggi termasuk yang disiplin dan taat aturan penerbangan. ![WhatsApp Image 2024-05-26 at 12.02.11.jpeg](https://haji.kemenag.go.id/v5/storage/strapi-cms-landing-page/cms/Whats_App_Image_2024_05_26_at_12_02_11_d48ba81412.jpeg) “Kami sangat mengapresiasi jemaah haji Kota Bukittinggi yang sangat berdisiplin terkait barang bawaanya dan taat aturan penerbangan,” ujar Fauqa. Hj. Tri Andriani Djusair sendiri menyebut, Kemenag Kota Bukittinggi selama ini telah memberikan materi khusus keselamatan salama penerbangan termasuk barang yang boleh dibawa dan tidak boleh dibawa ke pesawat, yang boleh di taruh dalam koper bagasi dan koper kabin. (Syafrial)
26 Mei 2024
316 Jemaah Haji Bukittinggi Bertolak ke Tanah Suci
Bukittinggi (PHU)--316 jemaah haji Kota Bukittinggi yang tergabung dalam Kloter 11 bertolak dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah tepat pukul 01.04 WIB. Sabtu (25/5/2024). Jemaah yang tergabung di Kloter PDG 11 ini dipimpin langsung, H. Tamrin Buyung Ahmad, sebagai Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Akmal Ahmad Wali, Dokter Muhammad Fadhil Yusrizal, Paramedis Febriyanti Wardi Hamid dan Trinaldi Djusman Azmi dan Pemandu Haji Daerah (PHD) Ulyadi Yesmar. Keberangkatan Kloter 11 Gelombang 2 ini lebih cepat 26 menit dari jadwal semula 01.30 WIB menggunakan Pesawat Garuda nomor penerbangan GA 3011 mengangkut 393 jemaah haji asal kloter 11 PDG. Tiba di Bandara BIM, jemaah dilepas langsung menuju pesawat oleh Kakanwil Kemenag Sumbar diwakili Kabid Penerangan Islam H Yufrizal bersama Wakil Walikota Bukittinggi H Marfendi dan didampingi Plt. Kepala Kankemenag Kota Bukittinggi Hj. Tri Andriani Djusair serta Kasi PHU Kemenag Kota Bukittinggi Hj. Misra Elfi Ira dan Kasi PHU Kemenag Kota Padang H Hendri Yazid. Sebelumnya Kakanwil Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kabid Penerangan Agama Islam Penyelenggara Zakat Dan Wakaf, H. Yufrizal menyampaikakan rincian kloter 11 yang diberangkatkan sebanyak 393 orang yang merupakan gabungan jemaah haji Kota Bukittinggi dan jemaah haji Kota Padang. “Jumlah total jemaah haji yang diberangkatkan malam ini berjumlah 393 orang terdiri dari 316 orang berasal dari Kota Bukittinggi, 72 orang jemaah haji dari Kota Padang dan 5 orang petugas,” terangnya. ![WhatsApp Image 2024-05-26 at 01.12.50.jpeg](https://haji.kemenag.go.id/v5/storage/strapi-cms-landing-page/cms/Whats_App_Image_2024_05_26_at_01_12_50_cfb5d70730.jpeg) Wakil Walikota Bukittinggi, H. Marfendi yang hadir dan ikut melepas jemaah haji menyampaikan ucapan selamat jalan dan mendoakan semoga seluruh jemaah haji Kloter 11 selalu diberi kesehatan, kekuatan lahir batin dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji. “Selamat jalan Dhyufurrahman, semoga selalu diberi kesehatan, kekuatan lahir batin serta lancar menjalankan ibadah haji. Selamat jalan dan selamat kembali ke tanah air, tentunya menjadi haji mabrur dan hajjah mabrurah,” harapnya. Sementara itu Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Hj. Tri Andriani Djusair menyebutkan, sesuai jadwal pemberangkatan jemaah haji kloter 11 pada Sabtu 25 Mei pukul 01.30 dini hari dan mendarat di Jeddah pukul 06. 25 Waktu Arab Saudi (WAS). Jemaah haji Kloter 11 ini nantinya akan kembali ke Tanah Air pada tanggal 6 Juli 2024 tiba di BIM pukul 00.10 WIB. (Syafrial)
24 Mei 2024
Berangkat Haji, Kemenag Kulon Progo Apresiasi Semangat Penjual Slondok
Boyolali (PHU)—Ahmad Saifuddin Rois (72), warga Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo, tergabung dalam Kloter 46-SOC. Kesehariannya pembuat slondok, camilan kerupuk terbuat dari ketela. Dengan segala keterbatasan yang ada, ia tetap semangat berangkat haji tahun ini. Kepala Kantor Kemenag Kab. Kulon Progo, H.M Wahib Jamil, sangat mengapresiasi usaha Ahmad Saifuddin Rois, atas semangat dan usahanya dalam mewujudkan keinginannya untuk pergi Haji ketanah suci. ![WhatsApp Image 2024-05-24 at 12.14.25.jpeg](https://haji.kemenag.go.id/v5/storage/strapi-cms-landing-page/cms/Whats_App_Image_2024_05_24_at_12_14_25_dbe4218e13.jpeg) "Semoga semangat ini menginspirasi para generasi muda, jika yang sudah Sepuh mempunyai semangat yang besar maka para pemuda harus mempunyai usaha dan semangat yang lebih besar, untuk melaksanakan rukun islam yang ke-5 yaitu Haji ke tanah suci,” tutur Wahib Jamil. "Semoga Bapak Ahmad Saifuddin Rois diberikan kemudahan didalam menjalankan ibadah haji dan menjadi Haji yang mabrur,” pungkasnya.