16 Apr 2024
Irjen Kemenag Nilai Proses Persiapan Haji Berjalan Baik, Tidak Banyak Masalah
Jakarta (PHU) --- Setelah libur Idulfitri, Kemenag melanjutkan persiapan operasional haji 1445 H/2024 M. Irjen Kemenag Faisal Ali Hasyim menilai tahap persiapan hingga saat ini berjalan baik, tidak banyak masalah. Dikatakan Irjen Faisal, pihaknya terus melakukan pendampingan implementasi program dan kinerja Kemenag pada triwulan kedua 2024, salah satunya terkait persiapan keberangkatan haji. “Penyelenggaran haji tahun ini, dalam segi persiapan lebih siap dan relatif tidak terlalu banyak masalah,” ungkap Irjen Faisal saat menggelar halal bihalal dengan pegawai Itjen Kemenag di Jakarta, Selasa (16/4/2024). “Karenanya, Itjen akan mengawal pemantauan penyelenggaraan ibadah haji dengan sebaik-baiknya ” imbuhnya. Kepada jajarannya, Faisal berpesan bahwa Itjen Kemenag harus benar-benar berperan sebagai auditor internal. Itjen Kemenag harus mampu menjalankan perannya sebagai Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dengan baik. “Banyak orang menganggap internal auditor tidak ada manfaatnya, kita harus memberikan kemanfaatan. Kalau cuma nyari salah, gampang, tapi cari penyebab serta rekomendasi dan berikan solusi,” tegasnya. Irjen Faisal berharap spirit Ramadan menjadi inspirasi untuk terus melakukan kebaikan, serta melahirkan perubahan dan gagasan. Dalam suasana Idulfitri Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar Itjen Kemenag. “Atas nama pribadi, keluarga, mohon maaf lahir dan batin. Banyak hal apakah dalam kebijakan, tutur kata, perilaku mohon maaf sebesar-besarnya," ungkapnya. "Yakinlah, bahwa setiap kebijakan yang diambil, sama sekali tidak ada personal interest tetapi ingin mewarnai makna amanah yang diberikan kepada saya. Semoga kita dijauhkan dari marabahaya, dijauhkan dari fitnah, jadi keluarga sakinah mawaddah warahmah, anak saleh salehah, serta bermanfaat buat keluarga, bangsa dan negara,” tutupnya. Humas
8 Apr 2024
Saudia Airlines Angkut 106 Ribu Jemaah Haji Indonesia 2024
Jeddah (PHU) --- Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief menyampaikan, selain Garuda Indonesia, Jemaah Haji Indonesia 2024 akan diangkut maskapai Saudia Airlines dalam perjalanan ke dan dari Tanah Suci. Hal ini disampaikan Dirjen PHU Hilman Latief usai menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Saudia Airlines, di Jeddah, Arab Saudi. "Alhamdulillah kita telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Saudia Airlines terkait penyediaan transportasi udara bagi Jemaah Haji Indonesia," ujar Hilman, Rabu (3/4/2024).
6 Apr 2024
Tahun 2024, Saudia Airlines Siap Layani 5 Embarkasi Haji
Jeddah (PHU) --- Kepala Subdirektorat Transportasi dan Perlindungan Jemaah Haji Reguler M Noer Alya Fitra mengatakan pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024M, Saudia Airlines akan memberangkatkan dan memulangkan jemaah ke Arab Saudi sebanyak 106.993 jemaah (termasuk petugas) yang berasal dari 5 embarkasi yang didalamnya terdapat 11 provinsi. Lima embarkasi tersebu, pertama melayani Embarkasi Batam, terdiri dari jemaah haji yang berasal dari Provinsi Jambi, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Barat. Kedua, Saudia Airlines akan melayani Embarkasi Palembang, terdiri dari jemaah haji yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. "Ketiga, Saudia Airlines akan melayani Embarkasi Jakarta, terdiri dari jemaah haji yang berasal dari Provinsi Banten dan sebagian Jawa Barat,” ujarnya. M Noer Alya Fitra atau yang biasa dipanggal Nafid menambahkan keempat, Saudia Airlines juga akan melayani Embarkasi Kertajati, terdiri dari jemaah haji yang berasal dari Provinsi sebagian Jawa Barat. Kelima “Saudia Airlines akan melayani Embarkasi Surabaya, terdiri dari jemaah haji yang berasal dari Provinsi Jawa Timur, Bali, dan NTT,” tutup NAfid usai menyaksikan penandatanganan MoU Kementerian Agama dengan Saudia Airlines mengenai Pengangkutan Penerbangan Haji, Rabu (03/04/2024).
6 Apr 2024
MoU Dengan Saudia Airlines, Kemenag Dorong Peningkatan Standar Layanan
Jeddah (PHU) --- Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief mengatakan Saudia Airlines merupakan mitra kerja sama Kementerian Agama RI dalam pengangkutan jemaah haji Indonesia yang pelaksanaanya sudah bertahun-tahun. Banyak dinamika pasang surut dalam pengangkutan jemaah haji Indonesia. “Tahun 2024 Saudia Airlines kembali melakukan pengangkutan jemaah haji tahun ini,” ujar Hilman. Serangkaian tahapan penyediaan lanjut Hilman sudah dilaksanakan mulai dari seleksi penyediaan, negosiasi harga, pembahasan draft, hingga penandatangan perjanjian kerjasama. “Tahun 2024M Kementerian Agama bersama Saudia Airlnes mulai melakukan pembahasan perjanjian kerjasama mulai 30 Februari 2024 dan alhamdulillah telah ditandatangani,” ucap Hilman pada saat melakukan penandatangan MoU  Kementerian Agama dengan Saudia Airlines, di Jakarta pada Rabu, 3 April 2024. Hilman mengatakan bahwa untuk mencapai penandatanganan kerjasama ini cukup berliku dan tidak mudah. Kedua belah pihak membutuhkan banyak kesabaran, kejelian, dan keuletan dalam bernegosiasi untuk bisa bersepakat untuk saling memahami dan bekerjasama antara Pemerintah Indonesia selaku pengirim jemaah dengan Saudia Airlines selaku penyedia transportasi udara. “Perjanjian kerjasama ini berisi tentang hak dan kewajiban dari masing-masing pihak dalam rangka memenuhi standar layanan dalam transportasi udara, baik pada masa operasional, saat operasional, dan pasca operasional haji,” ujarnya. Hilman menambahkan informasi terkait dengan persiapan pengangkutan telah disampaikan oleh Saudia Airlines antara lain berupa kesiapan pesawat yang akan membawa jemaah haji Indonesia yang sudah memiliki jadwal penerbangan resmi yang disetujui GACA untuk mengangkut keberangkatan dan kepulangan jemaah haji. “Semoga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih baik, lancar, dan terkendali sehingga jemaah dapat beribadah tetap dalam kondisi sehat, aman, dan nyaman,” harapnya. “Kami sangat berharap semoga tahun ini layanan transportasi udara lebih berkualitas dari tahun lalu,” tutup Hilman.
6 Apr 2024
Pelunasan Biaya Haji Ditutup 5 April, 213.320 Kuota Jemaah Reguler Sudah Terpenuhi
Jakarta (PHU)--Perpanjangan Tahap II pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1445 H ditutup pada 5 April 2024. Direktur Layanan Haji dalam Negeri pada Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Saiful Mujab mengatakan bahwa kuota nasional jemaah haji reguler sudah terpenuhi. Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota haji. Selain itu, Indonesia juga mendapat tambahan sebesar 20.000 kuota. Sehingga, total kuota haji Indonesia tahun ini berjumlah 241.000 jemaah. Jumlah ini terdiri atas 213.320 kuota jemaah haji reguler dan 27.680 kuota jemaah haji khusus. “Alhamdulillah, kuota jemaah haji reguler pada penutupan proses pelunasan 5 April 2024, sudah terpenuhi,” terang Saiful Mujab di Jakarta, Sabtu (6/4/2024). Pelunasan biaya haji bagi jemaah reguler dibuka dalam dua tahap. Tahap pertama, dibuka sejak 10 Januari sampai 12 Februari 2024. Tahap ini kemudian diperpanjang hingga 23 Februari 2024. Tahap kedua dibuka dari 13 – 26 Maret 2024. Saat itu baru 194.744 jemaah reguler yang melakukan pelunasan, sehingga pelunasan diperpanjang pada 1 – 5 April 2024. “Sampai hari terakhir, ada 196.272 kuota yang terlunasi, terdiri atas 194.285 jemaah haji reguler, 1.484 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 503 pembimbing ibadah pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU),” papar Saiful Mujab. Masih ada 17.048 kuota jemaah haji reguler. Sisa kuota ini akan diisi oleh jemaah haji reguler yang sudah melunasi tapi dengan status cadangan. “Saat ini tercatat ada 26.689 jemaah yang juga sudah melunasi dengan status cadangan. Jadi bahkan sudah melebihi sisa kuota yang ada,” sebut Saiful. “Jemaah dengan sudah melunasi dengan status cadangan ini akan mengisi sisa kuota. Termasuk jika ada jemaah yang sudah lunas namun karena satu alasan menunda keberangkatannya. Ini juga akan diisi kuota cadangan. Pengisian kuota cadangan berdasarkan nomor urut porsi,” tandasnya. Saiful Mujab bersyukur seluruh kuota jemaah haji reguler tahun ini sudah terpenuhi. Dia berharap, jemaah yang sudah melakukan pelunasan dan masuk kuota keberangkatan, semuanya bisa berangkat pada operasional haji 1445 H/2024 M. “Kloter pertama dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 11 Mei 2024 dan terbang ke Arab Saudi pada 12 Mei 2024,” tutupnya.
4 Apr 2024
DWP Ditjen PHU Bagikan Sembako untuk Yatim dan Satpam
Jakarta (PHU) — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) bagikan paket sembako untuk yatim, satpam dan PPNPN di lingkungan Ditjen PHU Kementerian Agama. Pembagian paket sembako ini merupakan kegiatan rutin DWP Unit Pelaksana Ditjen PHU di setiap menyambut Ramadhan setiap tahunnya. “Ini merupakan kegiatan tahunan kita dan ini semua kita lakukan untuk teman - teman kita yang membutuhkan,” ujar Ketua DWP UP Ditjen PHU Sofia Muda Hilman Latief di Ruang Sidang I Ditjen PHU, Kamis (04/04/2024). “Ini adalah kegiatan tahunan kita, untuk kesejahteraan teman-teman kita yang membutuhkan, dan semoga semuanya mendapatkan amalan baik, karena telah berbagi di bulan ramadan,” sambung Sofia. Sofia menbahkan proses pembagian takjil juga dilakukan untuk puluhan para pemudik dan yatim dhuafa pada kegiatan Mudik Bareng Gus Men untuk bekal berbuka puasa. “Saya berharap pemberian sembako dan takjil ini bisa bermanfaat untuk semuanya,” tutup Sofia. Tampak hadir jajaran pengurus DWP Ditjen PHU dan DWP Sekretariat Jenderal Kementerian Agama. Editor : Benny Andrios
30 Mar 2024
Kemenag Harap Pembangunan Asrama Haji Kalbar Tuntas Sebelum Oktober 2024
Pontianak (PHU) --- Kanwil Kemenag Kalimantan Barat tengah membangun gedung asrama haji. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama RI Hilman Latief meminta pembangunan dilakukan tepat waktu agar gedung bisa segera digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya Jemaah Haji. “Pembangunan Asrama Haji Pontianak ini harus tepat waktu. Pastikan sebelum Oktober sudah tuntas dan sudah serah terima. Terus komunikasi jika ada kendala dan masalah di lapangan," kata Hilman Latief saat memberikan arahan pada _Groundbreaking_ Pembangunan Asrama Haji Pontianak, Jum'at (29/3/2024). “Pembangunan asrama haji ini menjadi ikhtiar Kemenag dalam peningkatan layanan bagi jemaah di Kalimantan Barat. Harapan kita layanan haji semakin baik dari waktu ke waktu,” sambungnya.
30 Mar 2024
Groundbreaking Asrama Haji Pontianak, Usung Konsep Ramah Lansia, Hijau dan Nyaman
Pontianak (PHU) --- Asrama Haji Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) mulai dibangun tahun ini dengan mengusung konsep ramah lansia, ramah lingkungan dan nyaman bagi jemaah. Progres pembangunan Asrama Haji Pontianak ini ditandai dengan _groundbreaking_ atau peletakan batu pertama oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief pada Jumat (29/3/2024). "Presiden RI Joko Widodo mengatakan haji ramah lansia ini merupakan _legacy_ masa kepemimpinan beliau. Saya minta desain asrama haji harus ramah lansia dan ramah lingkungan," ujar Hilman Latief saat _Groundbreaking_ Pembangunan Asrama Haji Pontianak. "Kita mesti lakukan penghijauan di lingkungan asrama haji ini. Bahkan bila memungkinkan perlu dibuat danau kecil. Buat suasana nyaman dan teduh bagi Jemaah Haji," sambungnya. Ia menambahkan Kementerian Agama akan terus meningkatkan layanan sarana dan prasarana bagi Jemaah Haji. Kebutuhan untuk pembangunan asrama haji, lanjut Hilman, penting bagi para jemaah. Aura asrama haji itu beda. Kenangan bagi jemaah dan keluarga yang mengantar jemaah di asrama haji itu tak terlupakan. Menurut Hilman, jumlah Jemaah Haji lansia di Indonesia akan terus melonjak setiap tahun, begitu juga dengan masa tunggu Jemaah Haji Indonesia. Bahkan di beberapa provinsi yang penduduk muslimnya besar, masa antreannya mencapai 30 hingga 40 tahun. Dalam kesempatan itu, Hilman menegaskan progres pembangunan Asrama Haji Pontianak harus tepat waktu. "Pembangunan Asrama Haji Pontianak  dengan skema SBSN ini harus tepat waktu. Pastikan sebelum Oktober 2024 sudah tuntas dan serah terima. Terus komunikasi jika ada kendala dan masalah di lapangan," harap Hilman.
28 Mar 2024
Bimtek Haji 2024 Berakhir, Dirjen Harap PPIH Kompeten dan Moderat Melayani Jemaah
Jakarta (PHU)-- Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief mengucapkan selamat kepada peserta atas konsistensi keikutsertaan dalam Bimbingan Teknis PPIH Arab Saudi terintegrasi. Menurut Hilman Latief, para peserta bimtek telah Mengikuti acara secara tertib, terstruktur dan akuntabel. "Hal ini merupakan proses pembinaan dan pembimbingan Petugas Haji sebelum melayani Jemaah Haji," jelas Hilman pada penutupan Bimbingan Teknis PPIH Arab Saudi Terintegrasi pada Rabu (27/03/2024). "Kami harap para Petugas Haji dapat menjadi Petugas yang kompeten, moderat, memiliki dedikasi tinggi yang berdampak luas pada penyelenggaraan haji," sambungnya. Sebanyak 1.120 Petugas yang terdiri dari 890 petugas yang lulus seleksi dari tingkat daerah maupun pusat dan lembaga TNI/Polri organisasi masyarakat dan Kementerian Kesehatan sebanyak 230 orang. Pada pelaksanaannya, materi yang disampaikan dalam bimtek ini lanjut Hilman cukup beragam dan cukup penting untuk bekal Petugas Haji. "Komitmen dan etika publikasi, layanan ramah lansia, kebijakan penyelenggaraan Haji, indeks kepuasan haji, termasuk juga moderasi beragama, pengawasan petugas haji, layanan armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) dan gladi Posko," ungkap Hilman. Lebih lanjut Hilman menjelaskan bahwa pemateri dalam Bimbingan Teknis ini berasal dari berbagai bidang yang kompeten di bidangnya. "Pemateri berasal dari Kementerian Agama, Kementerian kesehatan, pusdiklat dan para praktisi profesional," kata Hilman. "Bimtek ini juga didampingi 77 fasilitator yang berpengalaman pada bidangnya," imbuhnya. Para Petugas Haji yang lulus rencananya akan diberangkatkan pada Mei 2024. Pemberangkata tersebut diawali oleh Tim Advance pada awal Mei, selanjutnya Petugas Haji diberangkatkan bergelombang sesuai dengan daerah kerja masing-masing. Turut hadir Komisi VIII DPR RI, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, Kepala Pusat Kesehatan Haji, Kepala Bintal TNI dan Kabiro SSDM Polri, Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kementerian Agama, Pejabat Eselon II Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Staf Khusus dan Staf Ahli Menteri Agama.
28 Mar 2024
Tutup Bimtek, Ini Tiga Pesan Menag untuk Petugas Haji Indonesia
Jakarta (PHU) --- Bimbingan Teknis Terintegrasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1445 H/2024 M telah berakhir. Kegiatan yang berlangsung sejak 19 Maret 2024 ini diikuti 1.210 peserta yang berasal dari Kemenag, Kemenkes, TNI, Polri, serta institusi lainnya. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap, Bimtek yang dilakukan dapat mewujudkan petugas haji yang berintegritas dan profesional. "Dalam Bimtek ini, Bapak dan Ibu telah dilatih dan dibekali dengan berbagai materi. Saya tidak akan mengulang lagi, tapi ada beberapa hal saja yang ingin saya pesankan," ujar Menag Yaqut saat menutup Bimtek PPIH Arab Saudi 1445 H/2024 M, di Asrama Haji Pondok Gede, Rabu (27/3/2024). "Pertama, manfaatkan kesempatan berharga yang Bapak Ibu peroleh ini untuk melayani jemaah dengan sebaik-baiknya," imbuhnya.