14 Jul 2024
Layanan Kesehatan Haji Indonesia Raih Apresiasi dari Pemerintah Saudi
Jakarta (PHU) - Penyelenggaraan ibadah haji tahun 1445 H/2024 M mencatatkan sejumlah peningkatan kualitas layanan dan inovasi. Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda menyampaikan, upaya pemerintah memberikan layanan terbaik dalam penyelenggaraan haji tahun ini mendapat apresiasi positif, baik dari jemaah haji sebagai penerima langsung manfaat layanan maupun sejumlah pihak termasuk dari Pemerintah Saudi. "Kementerian Kesehatan Arab Saudi memberikan apresiasi kepada Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah," terang Widi dalam keterangan resmi Kemenag di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. "Apresiasi ini diberikan sebagai ucapan terima kasih karena KKHI Makkah, sektor, dan Pos Satelit telah memberikan kerja sama yang baik dalam penanganan jemaah haji," lanjut Widi, Minggu (14/7/2024). Ia mengatakan, penyerahan apresiasi dilakukan langsung oleh Asisten Direktur Jenderal Kesehatan Kemenkes Arab Saudi dr. Hatim Abdul Azizi Khoger di Klinik Kesehatan Haji Indonesia pada Rabu, 3 Juli 2024 lalu. "Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengakui KKHI telah memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh otoritas Arab Saudi," katanya. 'Kemenkes Arab Saudi tidak hanya memberikan tasreh atau surat izin untuk operasional KKHI, tetapi juga memantau kinerja operasional KKHI," ungkapnya. ![IMG_3645.jpeg](https://haji.kemenag.go.id/v5/storage/strapi-cms-landing-page/cms/IMG_3645_f6430c224b.jpeg) Widi menjelaskan, Indonesia tahun ini mendapat kuota 241.000 jemaah. Jumlah tersebut terdiri atas 213.320 jemaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus. "Ini merupakan kuota haji terbanyak dalam sejarah penyelenggaran ibadah haji Indonesia. Haji 2024 ini terbanyak dalam kuota, tertinggi dalam serapan kuota. Angka serapan kuotanya mencapai 99,98 persen," jelasdia. Menurut Data sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Kementerian Agama (Kemenag) mencatat, dari 213.320 kuota haji reguler Indonesia, sebanyak 213.275 telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Pada fase pemulangan jemaah, Widi menyampaikan, hingga 13 Juli 2024 pukul 21.00 Waktu Arab Saudi, jemaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 137.342 orang. Mereka tergabung dalam 350 kelompok terbang (kloter). Hari ini, Minggu, 14 Juli 2024, jemaah haji yang akan dan telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 7.046 orang. Mereka tergabung dalam 18 kloter, dengan rincian sebagai berikut: 1. Debarkasi Banjarmasin (BDJ) sebanyak 320 jemaah/1 kloter; 2. Debarkasi Batam (BTH) sebanyak 450 jemaah/1 kloter; 3. Debarkasi Aceh (BTJ) sebanyak 393 jemaah/1 kloter; 4. Debarkasi JakartaPondok GedeGeJKG) sebanyak 1.179 jemaah/3 kloter; 5. Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 880 jemaah/2 kloter; 6. Debarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 450 jemaah/1 kloter; 7. Debarkasi Medan (KNO) sebanyak 360 jemaah/1 kloter; 8. Debarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.080 jemaah/3 kloter; 9. Debarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.484 jemaah/4 kloter; dan; 10. Debarkasi Makassar (UPG) sebanyak 450 jemaah/1 kloter.
14 Jul 2024
Kemenag Pastikan Pengurusan Slot Time Penerbangan Jemaah Haji Kewajiban Maskapai
Jakarta (PHU) --- Direktur Layanan Haji dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab memastikan pengurusan slot time penerbangan jemaah haji menjadi kewajiban maskapai. Saiful menegaskan bahwa proses tata kelolanya dilakukan masing-masing maskapai dengan otoritas penerbangan di Arab Saudi. Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini diwarnai pengalihan slot time penerbangan untuk 46 kelompok terbang (kloter) jemaah Indonesia pada gelombang 1 pemulangan. Sebanyak lebih kurang 18.000 jemaah yang berangkat pada gelombang pertama (mendarat di Madinah), semestinya pulang melalui Jeddah. Namun, karena maskapai gagal mendapatkan slot time di Bandara Jeddah, jemaah harus pulang melalui Madinah. "Salah kalau dikatakan Kemenag yang urus slot time. Otoritas yang memberikan slot time penerbangan adalah otoritas penerbangan Saudi atau GACA. Kewenangan yang mengajukan slot time adalah Airlines, baik Garuda Indonesia maupun Saudia Airlines," tegas Saiful Mujab di Jakarta, Minggu (14/7/2024). "Jadi kalau ada slot time yang tidak bisa diperoleh, itu ya kegagalan maskapai penerbangan," sambungnya. Dikatakan Saiful Mujab, Kemenag tidak memiliki wewenang untuk mengajukan slot time. Karenanya, urusan slot time masuk dalam item kontrak berdasakan skema pemberangkatan yang harus dipenuhi maskapai. Kemenag, lanjut Saiful Mujab, memang pernah rapat dengan GACA untuk membahas pengajuan slot time. Namun, GACA meminta Airlines yang mengajukan slot time sesuai kebutuhan Kemenag. "Saat pengajuan harus detail, mulai jam penerbangan, nomor penerbangan, dan nomor pesawat. Kita sudah menyerahkan jadwal penerbangan jemaah sejak awal Januari 2024 dengan tujuan agar maskapai segera mengajukan slot time ke pihak GACA. Tapi entah kenapa, Garuda tidak segera koordinasi dengan GACA. Sedangkan Saudia Airlines bergegas mengajukan sehingga mendapat slot time, sementara Garuda lambat pengajuannya," papar Saiful Mujab. "Saudia bisa memenuhi jadwal sesuai keinginan Kemenag karena lebih awal mengajukan ke GACA, sementara Garuda terlambat mengajukan slot time karena terlambat dalam pengadaan pesawat, " sambungnya. "Karena slot time ini berebut dengan Airlines dari semua negara pengirim jemaah haji, maka Garuda tidak kebagian slot time yang dibutuhkan untuk membawa jemaah haji sesuai kontrak penerbangan," tandasnya. Humas
13 Jul 2024
Operasional Haji di Makkah Berakhir, Layanan Haji Terkonsentrasi di Madinah
Jakarta (PHU) - Hari ini, sebanyak 15 kloter jemaah haji diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah untuk beribadah dan ziarah ke Raudhah dan sejumlah tempat lainnya di Kota Madinah. Kloter-kloter tersebut menutup pemberangkatan jemaah haji Gelombang II menuju Kota Madinah, sekaligus menandai berakhirnya layanan penyelenggaraan ibadah haji Daerah Kerja Makkah tahun ini. Demikian disampaikan Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda di Jakarta. "Dengan berakhirnya layanan haji di Makkah, maka seluruh layanan jemaah haji Indonesia akan terkonsentrasi di Madinah," terang Widi dalam keterangan resmi Kemenag, Sabtu (13/7/2024). "Selanjutnya, mereka akan dipulangkan ke Tanah Air dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah," lanjut dia. Ia menjelaskan, setelah seluruh jemaah didorong ke Madinah, sejumlah layanan haji di Makkah juga berakhir, seperti layanan bus shalawat, layanan konsumsi, layanan kesehatan, baik di sektor maupun di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Ia mengatakan, penanganan untuk jemaah yang masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) akan dilaksanakan hingga 23 Juli 2024. "Jika jemaah dinyatakan sembuh di RSAS, mereka akan dievakuasi oleh tim KKHI Makkah dan KKHI Madinah" jelasnya. "Hingga kemarin, jemaah yang masih dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) berjumlah 22 orang dan di Rumah Sakit Arab Saudi 54 orang," terangnya. Menanti kepulangan ke Tanah Air, kata Widi, selain tetap menjaga kesehatan tubuh, jemaah diimbau untuk tetap memperhatikan kapasitas dan berat koper bagasi masing-masing. Sesuai ketentuan penerbangan, berat bawaan dalam koper bagasi yang disiapkan oleh maskapai Garuda dan Saudia, yaitu 32 kg. "Tidak boleh membawa air zamzam ke dalam koper dalam kemasan apa pun. Petugas tidak segan-segan membongkar koper yang terdeteksi mesin x-ray ada air zamzamnya," tandasnya. Hingga 12 Juli 2024 pukul 21.00 Waktu Arab Saudi atau 13 Juli 2024 pukul 01.00 Waktu Indonesia Barat, jemaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 151.518 orang. Mereka tergabung dalam 386 kelompok terbang (kloter). Hari ini, Sabtu, 13 Juli 2024, jemaah haji yang akan dan telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 6.708 orang. Mereka tergabung dalam 20 kloter, dengan rincian sebagai berikut: 1. Debarkasi Banjarmasin (BDJ) sebanyak 320 jemaah/1 kloter; 2. Debarkasi Balikpapan (BPN) sebahyak 324 jemaah/1 kloter; 3. Debarkasi Batam (BTH) sebanyak 450 jemaah/1 kloter; 4. Debarkasi Aceh (BTJ) sebanyak 393 jemaah/1 kloter; 5. Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 1.179 jemaah/3 kloter; 6. Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 1.320 jemaah/3 kloter; 7. Debarkasi Medan (KNO) sebanyak 360 jemaah/1 kloter; 8. Debarkasi Palembang (PLM) sebanyak 450 jemaah/1 kloter; 9. Debarkasi solo (soc) sebanyak 720 jemaah/2 kloter; 10. debarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 742 jemaah/2 kloter; dan; 11. Debarkasi Makassar (UPG) sebanyak 450 jemaah/1 kloter.
12 Jul 2024
PPIH Pastikan Bus Shalawat Tetap Beroperasi Hingga Seluruh Jemaah Tinggalkan Makkah
Makkah (PHU) --- Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah memastikan layanan Bus Shalawat akan tetap beroperasi hingga seluruh jemaah meninggalkan Makkah. Keterangan ini disampaikan Kepala Seksi Transportasi Daker Makkah Syarif Rahman di Makkah. “Layanan Bus Shalawat akan diberhentikan besok, 13 Juli 2024 pukul 12.00 WAS, yaitu waktu salat Zuhur,” terang Kepala Seksi Transportasi Daker Makkah Syarif Rahman di Makkah, Jumat (12/7/2024). “Berdasarkan jadwal keberangkatan, jemaah haji Indonesia yang terakhir meninggalkan Makkah esok hari pukul 11.00 WAS. Jadi operasional Bus Shalawat baru akan dihentikan setelah seluruh jemaah meninggalkan Makkah,” imbuhnya. ![IMG_3634.jpeg](https://haji.kemenag.go.id/v5/storage/strapi-cms-landing-page/cms/IMG_3634_395c796326.jpeg) Syarif menjelaskan, meskipun sebagian besar jemaah sudah meninggalkan kota Makkah, layanan Bus Shalawat tetap beroperasi. “Kalau tadi kita tanya secara random kepada jemaah, banyak yang akan melaksanakan tawaf wada hari ini ba’da salat Ashar, Magrib, dan Isya,” tutur Syarif. Berdasarkan data PPIH Daker Makkah, esok hari ada sebanyak 15 kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan menuju kota Madinah. Kloter-kloter tersebut akan menutup pemberangkatan jemaah haji gelombang ke-2 menuju Kota Madinah. Hal ini juga menandai berakhirnya layanan penyelenggaraan ibadah haji Daker Makkah pada tahun ini. **Terminal Syib Amir Lengang** Berdasarkan pantauan Media Center Haji (MCH), tidak seperti hari Jumat sebelumnya, hari ini kondisi terminal Syib Amir terlihat lengang. Hanya terlihat puluhan jemaah yang memanfaatkan Bus Shalawat, bahkan saat jelang dan usai pelaksanaan salat Jumat. Syarif Rahman menerangkan, saat ini jemaah haji yang masih berada di Makkah tinggal di pemondokan yang dilalui 12 rute pelayanan Bus Shalawat. Delapan rute mengarah ke terminal Syib Amir, sementara empat rute lainnya menuju terminal Jiyad. ![IMG_3635.jpeg](https://haji.kemenag.go.id/v5/storage/strapi-cms-landing-page/cms/IMG_3635_dd2a38d229.jpeg) Di masa puncak haji terdapat 22 rute Bus Shalawat yang dioperasikan. Sebanyak 16 rute beroperasi di terminal Syib Amir, sedangkan sisanya sebanyak enam rute beroperasi di terminal Jiyad. Jumlah Bus Shalawat yang beroperasi pada masa puncak haji mencapai 425 bus per hari. Adapun 12 rute Bus Shalawat yang masih beroperasi hingga berakhirnya masa pelayanan Daker Makkah, sebagai berikut: 1. Rute 1 (Syisyah – Syib Amir) 2. Rute 2 (Syisyah – Syib Amir) 3. Rute 4 (Syisyah – Syib Amir) 4. Rute 7 (Raudhah – Syib Amir) 5. Rute 12 (Jarwal – Syib Amir) 6. Rute 14 (Jarwal – Syib Amir) 7. Rute 15 (Jarwal – Syib Amir) 8. Rute 16 (Jarwal – Syib Amir) 9. Rute 17 (Misfalah – Jiyad) 10. Rute 18 (Misfalah – Jiyad) 11. Rute 20 (Rei Bakhas – Jiyad) 12. Rute 21 (Rei Bakhas – Jiyad)
12 Jul 2024
Petugas Kesehatan Layani Jemaah Hingga Operasional Haji Berakhir
Jakarta (PHU) --- Seiring dengan akan berakhirnya operasional pendorongan jemaah Gelombang II dari Makkah ke Madinah, pelayanan kesehatan di Makkah berakhir pada 13 Juli 2024. Penanganan untuk jemaah yang masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) akan dilaksanakan hingga 23 Juli 2024. Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda mengatakan, jika jemaah dinyatakan sembuh di RSAS, mereka akan dievakuasi oleh tim Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah dan KKHI Madinah. “Jika tim KKHI telah menyelesaikan tugasnya pada penyelenggaraan tahun ini, jemaah haji yang masih berada di RSAS akan diserahkan kepada Kantor Urusan Haji dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI),” terang Widi dalam keterangan resmi Kemenag di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Jumat (12/7/2024). ![klinik-kesehatan-haji-indonesia-di-makkah-280524-sgd-13.jpg](https://haji.kemenag.go.id/v5/storage/strapi-cms-landing-page/cms/klinik_kesehatan_haji_indonesia_di_makkah_280524_sgd_13_4295321bc4.jpg) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), ujar Widi, kembali mengingatkan jemaah haji agar mengindahkan jadwal penerbangan kepulangan ke Tanah Air yang telah ditentukan dan telah disosialisasikan perangkat kloter. “Prioritaskan waktu untuk kesiapan kepulangan dengan tidak bepergian seperti _city tour_ dan aktivitas belanja sehari sebelum kepulangan, sehingga tidak terjadi ada jemaah tertinggal pesawat,” katanya. Menanti kepulangan ke Tanah Air, PPIH juga mengimbau jemaah haji untuk tidak berlebihan dalam menjalankan aktivitas pada hari-hari terakhir di Makkah dan Madinah. “Tetap mengenakan alat pelindung diri untuk menghindari sengatan matahari langsung saat ke masjid dan kembali ke hotel, terutama di siang hari, minum cukup sehingga terhindar dari dehidrasi,” pesannya. “Jika mau melakukan ibadah sunah, _city tour_, atau ziarah di sekitar Kota Makkah dan Madinah, periksakan kesehatan terlebih dahulu. Jika tidak memungkinkan, dalam kondisi sakit untuk ziarah, jangan memaksakan diri agar kesehatan jemaah haji terjaga sampai pulang ke Tanah Air,” imbau dia. ![WhatsApp Image 2024-07-12 at 13.44.16.jpeg](https://haji.kemenag.go.id/v5/storage/strapi-cms-landing-page/cms/Whats_App_Image_2024_07_12_at_13_44_16_98486a8025.jpeg) Ia menjelaskan, hingga 11 Juli 2024 pukul 21.00 WAS, jemaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 144.706 orang tergabung dalam 369 kelompok terbang. Hari ini, Jumat 12 Juli 2024 terdapat 20 kelompok terbang, dengan jumlah jemaah haji sebanyak 7.976 orang. Mereka telah dan akan diterbangkan ke Tanah Air, dengan rincian sebagai berikut: 1. Debarkasi Balikpapan (BPN) sebanyak 324 jemaah/1 kloter; 2. Debarkasi Batam (BTH) sebanyak 450 jemaah/1 kloter; 3. Debarkasi Aceh (BTJ) sebanyak 393 jemaah/1 kloter; 4. Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 833 jemaah/2 kloter; 5. Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 880 jemaah/2 kloter; 6. Debarkasi Medan (KNO) sebanyak 360 jemaah/1 kloter; 7. Debarkasi Padang (PDG) sebanyak 393 jemaah/1 kloter; 8. Debarkasi Palembang (PLM) sebanyak 450 jemaah/1 kloter; 9. Debarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.440 jemaah/4 kloter; 10. Debarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.113 jemaah/3 kloter; 11. Debarkasi Makassar (UPG) sebanyak 900 jemaah/2 kloter; 12. Debarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 440 jemaah/1 kloter. Humas
11 Jul 2024
Haji 2024, Pemerintah Siapkan 62 Ton Obat untuk Jemaah
Jakarta (PHU) - Operasional pemulangan jemaah haji ke Tanah Air masih terus berlangsung hingga 10 juli 2024 pukul 21.00 Waktu Arab Saudi, jemaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 137.342 orang. Mereka tergabung dalam 350 kelompok terbang (kloter). Hari ini, Kamis 11 Juli 2024, jemaah haji yang akan dan telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 8.782 orang. Mereka tergabung dalam 22 kloter, dengan rincian sebagai berikut: 1. Debarkasi Banjarmasin (BDJ) sebahyak 320 jemaah/1 kloter; 2. Debarkasi Batam (BTH) sebanyak 450 jemaah/1 kloter; 3. Debarkasi Aceh (BTJ) sebanyak 393 jemaah/1 kloter; 4. Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 393 jemaah/1 kloter; 5. Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 1.320 jemaah/3 kloter; 6. Debarkasi Medan (KNO) sebanyak 360 jemaah/1 kloter; 7. Debarkasi Padang (PDG) sebanyak 393 jemaah/1 kloter; 8. Debarkasi Palembang (PLM) sebanyak 450 jemaah/1 kloter; 9. Debarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.440 jemaah/4 kloter; 10. Debarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.484 jemaah/4 kloter; 9. Debarkasi Makassar (UPG) sebanyak 900 jemaah/2 kloter; dan; 10. Debarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 879 jemaah/2 kloter. Dikutip dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda menyampaikan, pada penyelenggaraan haji tahun 1445 H/2024 M, pemerintah menyediakan 62,3 ton obat untuk menunjang kesehatan para jemaah haji selama di Tanah Suci. "Proses pengadaan sebagian obat dan perbekalan kesehatan lainnya dilakukan di Indonesia, kemudian dikirim ke Arab Saudi. Proses pengadaan sebagian lainnya dilakukan di Arab Saudi," terang Widi dalam keterangan resmi Kemenag di Jakarta, Kamis (11/7/2024). "Obat tersebut didistribusikan ke wilayah kerja Makkah dan Madinah, dengan proporsi 80 persen Makkah dan 20 persen Madinah. Dari 80% proporsi obat di Makkah, 10% disiapkan untuk puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina," sambungnya. "Pembagian proporsi obat ini didasarkan pada perkiraan lama waktu jemaah haji berada di setiap wilayah," tambahnya. Dikatakan Widi, operasional penyambutan dan pemulangan jemaah haji juga berlangsung di 14 asrama haji. "Mulai dua tahun ini, Kementerian Agama mengaktifkan dua asrama haji debarkasi baru bagi kepulangan jemaah haji Indonesia, yaitu asrama haji debarkasi Manyaran di Jawa Tengah dan asrama haji debarkasi Cipondoh di Banten," katanya. Dijelaskan Widi, asrama haji debarkasi Cipondoh melayani penyambutan kedatangan 25 kelompok terbang jemaah haji asal Provinsi Banten. "Asrama haji debarkasi Manyaran, melayani seluruh jemaah asal kota dan kabupaten Semarang yang tergabung dalam lima kloter," jelasnya. "Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kembali mengingatkan jemaah haji agar melapor ke Puskesmas setempat saat tiba di rumah, terlebih bila mengalami gejala demam, batuk dan flu," pesan Widi.
10 Jul 2024
130 Ribu Lebih Jemaah Tiba di Tanah Air, PPIH Ingatkan Jemaah di Madinah Utamakan Ziarah Raudhah
Jakarta (PHU) --- Operasional pemulangan jemaah haji ke Tanah Air masih terus berlangsung. Hingga tanggal 9 Juli 2024 pukul 21.00 WAS, jemaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 130.209 orang tergabung dalam 332 kelompok terbang. Hari ini, Rabu 10 Juli 2024 terdapat 16 kelompok terbang, dengan jumlah jemaah haji sebanyak 6.330 orang. Mereka telah dan akan diterbangkan ke Tanah Air, dengan rincian sebagai berikut: 1) Debarkasi Balikpapan (BPN) sebanyak 324 jemaah/1 kloter; 2) Debarkasi Batam (BTH) sebanyak 450 jemaah/1 kloter; 3) Debarkasi Aceh (BTJ sebanyak 393 jemaah/1 kloter; 4) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 786 jemaah/2 kloter; 5) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 880 jemaah/2 kloter; 6) Debarkasi Padang (PDG) sebanyak 393 jemaah/1 kloter; 7) Debarkasi Palembang (PLM) sebanyak 450 jemaah/1 kloter; 8) Debarkasi Solo (SOC) sebanyak 720 jemaah/2 kloter; 9) Debarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.484 jemaah/4 kloter; 10) Debarkasi Makassar (UPG) sebanyak 450 jemaah/1 kloter. Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda mengatakan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), kembali mengingatkan jemaah haji agar lebih mengutamakan ziarah Raudhah sebelum melakukan ziarah ke lokasi ziarah lainnya yang di Kota Madinah. ![WhatsApp Image 2024-07-10 at 11.59.39.jpeg](https://haji.kemenag.go.id/v5/storage/strapi-cms-landing-page/cms/Whats_App_Image_2024_07_10_at_11_59_39_7d9d26be8f.jpeg) “Jadwal sesuai tasreh yang telah diberikan Kementerian Haji dan Umrah Saudi tidak bisa diulang waktunya. Kalau sudah terlewat, jemaah tidak punya kesempatan lagi,” terang Widi dalam keterangan resmi Kemenag di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Rabu (10/7/2024). “Dilaporkan, secara keseluruhan, pihak Saudi telah menerbitkan 191.582 tasreh masuk Raudhah bagi jemaah haji Indonesia,” sambungnya. Ia mengatakan, untuk menghadirkan rasa aman dan bagian dari perlindungan jemaah, PPIH secara reguler melakukan monitoring, pengawasan, dan pengamanan keberangkatan jemaah haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah, visitasi ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan Rumah Sakit Arab Saudi untuk melihat kondisi jemaah yang masih dalam perawatan. “Serta melakukan patroli keliling di sektor-sektor Daker Makkah serta mendata dan mengumumkan barang tercecer/tertinggal milik jemaah haji,” pungkasnya. Humas
10 Jul 2024
Srikandi Seksus Nabawi: Penjaga Masjid Suci, Tak Kenal Lelah Layani Jemaah Haji
Madinah (PHU) --- Di balik keagungan dan kesucian Masjid Nabawi, di tengah lautan manusia yang datang dari berbagai penjuru dunia untuk melaksanakan ibadah haji, berdiri tegak para srikandi Seksus (Sektor Khusus) Nabawi. Mereka adalah para penjaga setia, sosok yang tak kenal lelah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji. Dalam balutan seragam kebanggaan petugas haji, dengan rompi warna hitam, seragam putih berkerah batik, mereka menjalankan tugas mulia yang sering kali luput dari sorotan publik, namun sangat krusial bagi kelancaran ibadah para tamu Allah. Anggota Seksus Nabawi terdiri dari dua belas orang yang berasal dari kesatuan TNI dan Polri, di bawah komando Letkol Surnadi. Mereka adalah gabungan dari ketangguhan fisik dan kecekatan berpikir, dua elemen yang sangat diperlukan dalam menghadapi dinamika di lapangan. Keputusan Menteri Agama untuk mempercayakan tugas ini kepada unsur TNI dan Polri terbukti sangat tepat. Para personel ini tidak hanya terlatih dalam hal strategi dan disiplin, tetapi juga memiliki stamina yang kuat untuk menghadapi berbagai situasi darurat. Setiap hari, personel Seksus Nabawi tersebar di berbagai sudut gerbang Masjid Nabawi, selalu siap sedia melayani jemaah haji. Mereka ditempatkan di pos-pos strategis, memastikan bahwa setiap jemaah yang memerlukan bantuan mendapatkan pertolongan dengan cepat. Dalam hiruk-pikuk ribuan manusia yang datang dan pergi, tugas mereka tidaklah mudah. Namun, semangat mereka tidak pernah surut. Mereka memahami betul bahwa setiap langkah yang mereka ambil adalah bagian dari pengabdian kepada Tuhan dan sesama. Salah satu tugas penting Seksus Nabawi adalah membantu jemaah yang tersesat. Tidak jarang, jemaah haji, terutama yang berusia lanjut atau yang datang dari daerah terpencil, merasa bingung di tengah keramaian. Di sinilah peran penting para srikandi Seksus Nabawi. Dengan sabar dan telaten, mereka mengarahkan jemaah yang tersesat hingga kembali ke hotel mereka dengan selamat. Senyum dan rasa lega dari para jemaah adalah balasan yang lebih dari cukup bagi mereka. Namun, tugas Seksus Nabawi tidak berhenti di situ. Mereka juga bertanggung jawab untuk memfasilitasi jemaah yang ingin masuk ke Raudhah, salah satu tempat yang sangat didambakan oleh setiap jemaah haji. Setiap harinya, ribuan jemaah ingin berdoa di Raudhah, menciptakan antrean panjang yang bisa menjadi tidak terkendali jika tidak diatur dengan baik. Para petugas Seksus Nabawi dengan cepat mengatur barisan jemaah dengan tertib. Mereka memastikan bahwa setiap jemaah mendapat giliran untuk masuk dan berdoa di tempat yang mulia itu. Keberadaan jemaah berkebutuhan khusus pun tidak luput dari perhatian Seksus Nabawi. Ketika ada jemaah yang membutuhkan bantuan khusus, para petugas dengan sigap memberikan pertolongan. Mereka memahami betul bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk beribadah dengan khusyuk. Dengan cekatan, mereka membantu jemaah berkebutuhan khusus untuk masuk ke Raudhah, memastikan bahwa mereka juga dapat merasakan kedekatan dengan Tuhan di tempat yang suci. ![WhatsApp Image 2024-07-09 at 16.22.58.jpeg](https://haji.kemenag.go.id/v5/storage/strapi-cms-landing-page/cms/Whats_App_Image_2024_07_09_at_16_22_58_190ed8f375.jpeg) Dedikasi para srikandi Seksus Nabawi dalam menjalankan tugas ini tidak hanya menunjukkan profesionalisme mereka, tetapi juga rasa kemanusiaan yang mendalam. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa, yang keberadaannya sangat berarti bagi para jemaah haji. Setiap tindakan kecil mereka, dari membantu jemaah yang tersesat hingga mengatur antrean di Raudhah, adalah bagian dari upaya besar untuk memastikan bahwa ibadah haji berjalan dengan lancar dan tertib. Dalam suasana yang penuh dengan keagungan dan kedamaian di Masjid Nabawi, para srikandi Seksus Nabawi bekerja tanpa kenal lelah. Mereka adalah penjaga setia yang selalu siap siaga, memberikan pelayanan terbaik bagi setiap jemaah. Dengan hati yang penuh pengabdian, mereka menjalankan tugas mulia ini, menyadari bahwa setiap langkah yang mereka ambil adalah bagian dari ibadah dan pengabdian kepada Tuhan. ![WhatsApp Image 2024-07-09 at 16.23.00 (1).jpeg](https://haji.kemenag.go.id/v5/storage/strapi-cms-landing-page/cms/Whats_App_Image_2024_07_09_at_16_23_00_1_6414d12c74.jpeg) Di balik seragam yang mereka kenakan, terdapat jiwa-jiwa yang penuh dengan ketulusan. Mereka adalah para pahlawan di balik layar, yang keberadaannya sangat penting bagi kelancaran ibadah haji. Dalam setiap senyuman dan bantuan yang mereka berikan, terdapat doa dan harapan agar setiap jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang. Mereka adalah simbol dari dedikasi dan pengabdian yang tak mengenal lelah, penjaga setia di gerbang suci Masjid Nabawi.
10 Jul 2024
Mbah Suradi, Jemaah Haji Lansia Sleman: Makanan Enak dan Petugasnya Ramah
Sleman (PHU)--Kloter 53 SOC dan Kloter 54 SOC Kabupaten Sleman tiba di tanah air. Keduanya mendarat di bandara Adi Soemarmo hanya berselang sekitar 30 menit. Kloter 53 SOC masuk asrama haji Donohudan sekitar pukul 03.00 WIB, disusul Kloter 54 30 setengah jam kemudian, Senin (8/7/2024) dinihari. Keduanya mendarat di bandara Adi Soemarmo hanya berselang sekitar 30 menit. Kloter 53 SOC masuk asrama haji Donohudan sekitar pukul 03.00 WIB, disusul Kloter 54 setengah jam kemudian. Kepulangan jemaah haji Kloter 53 dan 54 ini disambut haru dan bahagia oleh keluarga. Tidak hanya itu jemaah yang pulang ke tanah air usai menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji mengaku puas dengan layanan prima yang diberikan petugas haji Indonesia. Seperti yang disampaikan salah seorang jemaah lanjut usia bernama Mbah Suradi Prawiroharjo (95), jemaah haji kloter SOC 54 asal Kabupaten Sleman, Yogjakarta. Usianya yang sudah mencapai 95 tahun tidak mengurangi semangatnya untuk berbagi kisah perjalanan sucinya. Kepada petugas ia berkisah tentang perjalanan hidupnya hingga diberikan kesempatan oleh sang Khalik untuk berhaji tahun ini. "Alhamdulillah, saya diberi kelancaran dan kesehatan untuk menjalankan wajib, rukun, dan sunnah haji dengan baik di Tanah Suci, ujarnya kepada Athi Mufida salah seorang MCH Embarkasi SOC. Ketika ditanya tentang cita rasa makanan di sana, Mbah Suradi tersenyum dan berkata, "Makanannya enak-enak, dan petugasnya ramah-ramah." Begitu juga dengan Martinah (73), jemaah lansia asal Kabupaten Sleman. Bersama suaminya, ia juga baru pulang dari ibadah haji dan merasa sangat bersyukur. "Kami sangat senang dan bersyukur bisa melaksanakan ibadah haji. Alhamdulillah, kami dapat beribadah haji dengan maksimal, Petugas haji Indonesia jempolan," ujarnya dengan mata yang berbinar-binar. Kloter 53 SOC diterima di Aula Muzdalifah. Hadir dalam acara tersebut Kabid Penerimaan dan Pemberangkatan PPIH Debarkasi Solo, H. Basori Alwi, sementara dari PPIH Daerah Kabupaten Sleman hadir Kepala Kantor Kemenag Sleman, H.Sidik Pramono dan Kepala Dinas Sosial, H. Mustadi. Acara berlangsung singkat, setelah ucapan selamat datang dari PPIH Debarkasi dilanjutkan do’a oleh Ketua PW DMI DIY Prof. Dr. K.H. Muhammad dan jemaah kemudian diarahkan masuk ke bis sesuai rombongan masing-masing. Editor: Tree Agung Nugroho | Fotografer Imam Solihin
9 Jul 2024
Soal Pansus Haji, Menag: Kita Ikuti Saja Prosesnya
Jakarta (PHU) --- DPR menyepakati pembentukan Pansus Haji. Menanggapi hal tersebut, Menag Yaqut Cholil Qoumas menyatakan siap mengikuti prosesnya. "Ya kita ikuti saja. Itu proses yang disiapkan konstitusi kan. Jadi kita ikuti saja," ujar Menag Yaqut kepada insan media di Jakarta, Selasa (9/7/2024). Ia juga menyampaikan kesediaannya untuk memberikan laporan penyelenggaraan haji. "Jadi semua proses akan kita laporkan kan. Mulai dari persiapan sampai pelaksanaan ibadah haji akan kita sampaikan. Apa adanya," imbuhnya. Menag menambahkan, saat ini pemerintah masih fokus untuk menyelesaikan pelayanan dalam operasional haji. Evaluasi akan dilakukan setelah masa operasional haji tuntas. "Ini masa operasional haji masih berlangsung sampai 23 Juli 2024. Jadi masih berlangsung nih haji," tutur Menag. "Jadi saya belum bisa ngomong soal evaluasinya. Wong operasional haji belum selesai. Jadi nanti kita tunggu operasionalnya selesai sampai tanggal 23 Juli baru bisa kami sampaikan ke publik," sambungnya. Sejauh ini, lanjut Menag, ia menilai penyelenggaraan ibadah haji telah berlangsung dengan lancar. "Alhamdulillah semuanya lancar. Kalau ada kekurangan sana sini ya maklum namanya juga manusia dan hidup di dunia. Pasti ada kurang sana sini dan itu yang harus dilakukan perbaikan perbaikan," kata Menag.